Musik pop dan video dengan jutaan penonton hanya sebagian dari lanskap musik digital. Di balik dinamika pasar yang kian ramai, berbagai genre ikut membentuk nilai ekonomi digital di platform-platform tersebut, termasuk musik yang kerap disebut “tanpa pengarang” seperti musik rakyat, karya dari tradisi lisan, dan lagu anak-anak.
Dalam praktiknya, karya musik sering menjadi subjek sengketa hak cipta. Proses perizinan dan pemanfaatan hak cipta dapat menjadi rumit ketika informasi mengenai pengarang tidak jelas atau tidak diketahui. Namun, musik rakyat, lagu rakyat, serta sajak anak-anak—yang merupakan bagian dari tradisi lisan dan berakar kuat dalam budaya masyarakat—umumnya dipandang sebagai karya milik masyarakat umum.
Di Vietnam, sejumlah lagu rakyat dan sajak anak-anak tetap konsisten menarik puluhan juta, bahkan ratusan juta penayangan di platform digital, sekaligus dicintai lintas generasi. Salah satu contoh utama adalah “Trong Com” atau “Gendang Beras,” yang dikenal sebagai lagu rakyat Vietnam Utara. Karya ini kerap direkam, diadaptasi, dan ditampilkan di panggung-panggung besar oleh berbagai artis.
Di YouTube, “Trong Com” hadir dalam banyak versi dari beragam musisi. Salah satu penampilan yang menarik perhatian besar adalah kolaborasi Artis Rakyat Tu Long, Soobin Hoang Son, dan Cuong Seven pada musim pertama program “Anh Trai Vuot Ngan Chong Gai” (Saudara yang Mengatasi Seribu Duri), yang disebut meraih puluhan juta penonton.
Pada 2024, panggung “Saudara yang Mengatasi Seribu Rintangan” kembali menjadi sorotan ketika Tu Long berkolaborasi dengan Soobin Hoang Son dan Cuong Seven dalam pertunjukan “Trong Com” yang memadukan unsur musik rakyat dengan R&B dan hip hop. Penampilan ini disebut mendapat banyak pujian dari penonton, dan kemudian dibawakan lagi dalam konser yang menarik puluhan ribu penonton.
Selain “Trong Com,” lagu anak-anak yang juga telah lama melekat di ingatan banyak generasi Vietnam adalah “Bac Kim Thang.” Karya ini sering disajikan sebagai lagu rakyat sekaligus sajak anak-anak dari Vietnam Selatan, dengan kisah persahabatan antara seorang “penjual katak” dan seorang “penjual minyak,” yang melahirkan berbagai anekdot seputar lagu tersebut.
Seperti halnya “Trong Com,” “Bac Kim Thang” memiliki banyak versi yang direkam dan dibuat menjadi video musik oleh artis maupun kanal individu di berbagai platform digital. Di YouTube, video yang menggunakan musik “Bac Kim Thang” disebut mengumpulkan jutaan hingga puluhan juta penonton. Lagu ini juga kerap hadir dalam konser, acara musik berskala besar, dan kompetisi televisi. Salah satu contoh yang disebut menonjol adalah penampilan rapper Ricky Star membawakan “Bac Kim Thang” di Rap Viet Musim 1, yang menjadi salah satu penampilan paling luar biasa pada musim tersebut.
Dari sisi regulasi, berdasarkan Undang-Undang Hak Kekayaan Intelektual, untuk lagu-lagu rakyat, cerita rakyat, sajak anak-anak, dan karya lain yang tidak memiliki pengarang tertentu, label rekaman, studio, produser, kanal individu, dan artis dapat terlibat dalam penggarapan serta perekaman. Mereka juga dapat memiliki hak atas rekaman dan video (hak terkait) serta memanfaatkan hak terkait itu di platform digital.