Quentin Tarantino dan Sylvester Stallone dikabarkan tengah mengembangkan proyek serial orisinal bersama, mempertemukan dua nama besar yang selama ini dikenal menempuh jalur berbeda di industri film. Kabar tersebut dilaporkan TMZ pada 20 Maret 2026.
Proyek ini disebut sebagai serial terbatas (limited series) yang direncanakan terdiri dari enam episode dan mengambil latar Amerika pada era 1930-an. Tarantino dan Stallone dikabarkan ingin menghadirkan nuansa nostalgia Golden Age Hollywood dengan pendekatan yang menekankan autentisitas teknis.
Demi mengejar atmosfer periode yang dinilai sedekat mungkin dengan era yang diangkat, serial ini disebut akan diproduksi sepenuhnya dalam format hitam-putih serta menggunakan kamera asli dari dekade 1930-an. Pilihan tersebut diperkirakan menghadirkan tekstur visual yang lebih kasar dan berpasir, berbeda dari standar produksi digital modern.
Dalam proyek ini, Stallone yang selama ini lekat sebagai bintang laga di depan layar disebut akan mengambil peran penting sebagai sutradara pendamping bersama Tarantino. Sumber yang dikutip menyebut Stallone kemungkinan tidak tampil sebagai aktor dan akan lebih fokus pada peran penyutradaraan.
Serial tersebut dikabarkan akan mengeksplorasi sisi gelap sekaligus gemerlap Amerika pada masa Great Depression. Tema yang akan disorot meliputi dunia kriminal dengan kisah gangster dan intrik jalanan, dunia hiburan yang menampilkan kehidupan showgirls dan panggung musik, serta dunia olahraga—khususnya tinju klasik yang disebut menjadi minat Tarantino dan Stallone.
Kolaborasi ini dinilai sejalan dengan ketertarikan keduanya pada sejarah film. Tarantino sebelumnya pernah menyentuh era akhir 1930-an lewat Inglourious Basterds, sementara Stallone memulai debut penyutradaraannya melalui Paradise Alley (1978) yang disebut memiliki atmosfer serupa.
Hingga kini, informasi mengenai pemilihan pemain masih dirahasiakan. Meski begitu, penggabungan gaya bertutur Tarantino yang dikenal kuat pada dialog dan narasi kriminal dengan pendekatan Stallone yang cenderung gritty disebut membuat proyek ini menjadi salah satu yang paling dinantikan.

