BERITA TERKINI
Mahasiswa ISI Padangpanjang Mulai Pengabdian di Nagari Tambangan, Fokus Pemulihan Sosial dan Penguatan Ekonomi

Mahasiswa ISI Padangpanjang Mulai Pengabdian di Nagari Tambangan, Fokus Pemulihan Sosial dan Penguatan Ekonomi

Mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang yang tergabung dalam Program Mahasiswa Berdampak mengawali kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Nagari Tambangan, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar. Kedatangan mereka disambut antusias oleh masyarakat, perangkat nagari, serta kelompok tani setempat.

Kegiatan awal ditandai dengan audiensi dan diskusi bersama Wali Nagari Tambangan sebagai bagian dari tahapan persiapan sebelum program dijalankan secara intensif di lapangan. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi, koordinasi, dan sinergi antara tim mahasiswa dengan pemerintah nagari dan kelompok masyarakat.

Program Mahasiswa Berdampak merupakan inisiatif nasional Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) yang mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dan dosen dalam mendukung pemulihan sosial dan psikososial masyarakat, khususnya di wilayah terdampak bencana. Salah satu proposal dari ISI Padangpanjang tercatat memperoleh pendanaan nasional tahun 2026 dengan dosen pendamping Irja, M.Si., Emridawati, M.Sn., dan Ferry Herdianto, M.Sn.

Program pengabdian ini dirancang berbasis potensi lokal serta kebutuhan riil masyarakat Nagari Tambangan pascabencana. Pada tahap awal implementasi, Emridawati bersama tim mahasiswa melakukan audiensi dengan Wali Nagari Tambangan dan perwakilan kelompok masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa memaparkan gambaran umum program sekaligus menjajaki peluang kerja sama selama masa pengabdian.

Diskusi berlangsung terbuka dan dialogis dengan fokus pada penguatan kapasitas ekonomi masyarakat melalui pendekatan inovasi sosial berbasis potensi lokal. Sejumlah kesepakatan awal dicapai, termasuk persetujuan pelaksanaan program manajemen produksi dan pemasaran bagi kelompok tani dan Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk mendorong peningkatan nilai tambah dan kemandirian ekonomi pascabencana.

Program manajemen produksi dan pemasaran direncanakan melalui pendampingan pengemasan produk, penguatan identitas visual, strategi pemasaran kreatif, serta pemanfaatan media promosi berbasis seni dan desain. Rangkaian kegiatan tersebut diselaraskan dengan kompetensi keilmuan ISI Padangpanjang, dengan menempatkan kreativitas sebagai strategi penguatan daya saing produk lokal.

Dosen pendamping Program Mahasiswa Berdampak, Emridawati, menyampaikan bahwa seni dan kreativitas memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat. “Seni dan kreativitas tidak hanya berfungsi sebagai media ekspresi, tetapi juga dapat menjadi kekuatan dalam membangun identitas produk dan memperluas jangkauan pemasaran. Melalui program ini, mahasiswa belajar hadir dan berdampak langsung bagi penguatan ekonomi kelompok tani dan KWT,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Nagari Tambangan menyambut baik keterlibatan mahasiswa ISI Padangpanjang. Ia berharap pendampingan yang dilakukan dapat membantu masyarakat bangkit secara ekonomi dan sosial, terutama melalui penguatan manajemen produksi dan pemasaran yang dinilai relevan dengan kebutuhan kelompok tani dan KWT dalam meningkatkan nilai tambah serta daya saing produk lokal.