BERITA TERKINI
Malioboro pada Malam Hari Jelang Imlek 2026: Lampion, Musik Jalanan, dan Keramaian Wisata

Malioboro pada Malam Hari Jelang Imlek 2026: Lampion, Musik Jalanan, dan Keramaian Wisata

Kawasan Jalan Malioboro di Yogyakarta kembali ramai dikunjungi wisatawan pada malam hari menjelang Imlek 2026. Suasana terlihat berbeda dengan lampion merah yang terpasang rapi di sepanjang jalur pedestrian, berpadu dengan cahaya lampu jalan dan lalu-lalang pengunjung yang tetap padat meski hari telah larut.

Keramaian malam di Malioboro bukan hal yang kebetulan. Kawasan ini dikenal ramah bagi pejalan kaki, ditunjang pedestrian yang lebar, bangku untuk beristirahat, pencahayaan artistik, serta fasilitas umum seperti toilet dan tempat ibadah. Selain itu, tersedia pula air minum gratis di lima titik strategis dengan teknologi penyaringan berstandar nasional.

Suasana malam semakin hidup dengan hadirnya musisi jalanan. Sejak 7 Oktober 2025, Pemerintah Kota Yogyakarta menata ulang aktivitas pengamen agar lebih tertib. Mereka kini tampil di tujuh titik resmi, salah satunya di depan Jogja Library Center. Penataan tersebut membuat pertunjukan lebih nyaman dinikmati tanpa mengganggu arus pejalan kaki.

Di sejumlah titik ikonik, pengunjung tetap memadati area untuk berfoto. Plakat bertuliskan “Jalan Malioboro” menjadi salah satu latar favorit. Keramaian juga terlihat di depan Plaza Malioboro, pusat perbelanjaan tertua di Daerah Istimewa Yogyakarta yang berdiri sejak 1993. Ornamen Imlek di area plaza turut menambah nuansa perayaan.

Malioboro juga menghadirkan interaksi yang tak melulu soal belanja dan swafoto. Di salah satu sudut jalan, tampak wisatawan asing bermain catur bersama warga lokal. Interaksi sederhana ini memperlihatkan wajah Yogyakarta yang ramah dan inklusif, sekaligus menguatkan kesan Malioboro sebagai destinasi yang dianggap belum lengkap dilewati saat berkunjung ke kota tersebut.