BERITA TERKINI
Menko AHY Minta Pemulihan Infrastruktur Pendidikan di Aceh Tamiang Dipercepat

Menko AHY Minta Pemulihan Infrastruktur Pendidikan di Aceh Tamiang Dipercepat

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong percepatan pemulihan infrastruktur pendidikan di Kabupaten Aceh Tamiang. Dorongan itu disampaikan saat ia meninjau SMP Negeri 1 Karang Baru di Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Karang Baru, beberapa waktu lalu.

AHY menilai percepatan pemulihan pascabencana perlu dilakukan agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan aman dan lancar. Menurutnya, pemulihan sektor pendidikan merupakan bagian penting dari penanganan pascabencana yang tidak boleh tertunda.

Ia menekankan sekolah memiliki peran vital, bukan hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai ruang pemulihan psikososial atau trauma healing bagi anak-anak yang terdampak bencana. Karena itu, fasilitas pendidikan ditempatkan sebagai prioritas dalam agenda pemulihan.

“Jangan sampai anak-anak kita tertinggal hanya karena fasilitas pendidikan belum sepenuhnya pulih. Memang sudah ada progres, tetapi saya ingin pemulihannya bisa didorong lebih cepat lagi,” ujar AHY, dikutip dari siaran pers Kemenko Infra, Kamis (29/1).

Dalam peninjauan tersebut, AHY bersama Menteri Pekerjaan Umum, Bupati Aceh Tamiang, kepala sekolah, serta para guru melihat langsung kondisi sekolah yang sebelumnya terdampak banjir dan endapan lumpur hingga mencapai ketinggian sekitar tiga meter. Saat ini, sebagian lumpur telah dibersihkan, namun masih terdapat sisa di beberapa area dan kondisi tanah masih lembek.

Sejumlah ruang kelas telah dibersihkan dan dimanfaatkan sementara sebagai ruang komunal. Kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung dengan penyesuaian: siswa kelas VII belajar di aula, kelas VIII di ruang UKS, dan kelas IX di musala. SMP Negeri 1 Karang Baru tercatat memiliki sekitar 710 siswa dari tiga jenjang kelas.

AHY menyampaikan bahwa penanganan lanjutan masih diperlukan, meliputi pembersihan menyeluruh, perbaikan bangunan, serta penataan kembali ruang kelas agar sekolah dapat kembali berfungsi normal seperti sebelum bencana.

Ia juga mengungkapkan tindak lanjut dari kunjungan tersebut. Pada Jumat (23/1/2026), AHY menerima laporan bahwa alat berat telah mulai masuk ke SMP Negeri 1 Karang Baru untuk mempercepat proses pembersihan lumpur dan perbaikan fasilitas sekolah, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal.

Dalam kesempatan itu, AHY menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo beserta jajaran Kementerian PU, pemerintah daerah, dan elemen terkait yang bersinergi dalam rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Ia menilai dukungan teknis, termasuk pengerahan alat berat untuk membantu pembersihan sekolah-sekolah terdampak, mencerminkan upaya mempercepat pemulihan sektor pendidikan.

“Sekolah tidak kalah penting dibandingkan pembangunan hunian, jalan, dan jembatan. Sekolah juga menjadi sarana trauma healing. Anak-anak kita masih berada pada usia pertumbuhan, baik secara fisik maupun mental dan psikologis,” kata AHY.