BERITA TERKINI
Mini-seri "Le Délicieux Professeur V." Tayang di Netflix, Rachel Weisz Bintangi Adaptasi "Vladimir"

Mini-seri "Le Délicieux Professeur V." Tayang di Netflix, Rachel Weisz Bintangi Adaptasi "Vladimir"

Netflix menayangkan mini-seri Amerika Le Délicieux Professeur V. sejak 5 Maret 2026. Serial berformat komedi-drama ini dibintangi Rachel Weisz dan Leo Woodall, serta didukung Jessica Henwick, John Slattery, dan Ellen Robertson.

Diciptakan oleh Julia May Jonas, Le Délicieux Professeur V. merupakan adaptasi dari novel karya Jonas berjudul Vladimir. Ceritanya hadir dalam delapan episode berdurasi sekitar 30 menit dan berfokus pada ketegangan antara keinginan, kekuasaan, dan reputasi di lingkungan akademik.

Kisah berlangsung di sebuah kampus universitas di Amerika Serikat, mengikuti tokoh utama seorang profesor sastra yang hidupnya mulai terguncang ketika situasi di tempat kerja memburuk. Di saat yang sama, pernikahannya memasuki fase sulit dan dunia akademik di sekitarnya dilanda kontroversi.

Dalam kondisi yang tidak stabil tersebut, hadir seorang rekan baru yang memikat. Ketertarikan sang profesor perlahan berkembang menjadi obsesi, sementara batas-batas profesional kian memudar. Situasi itu kemudian mengancam karier, kehidupan pribadi, dan reputasinya, membawa tokoh utama ke pusaran kontradiksi diri di mana keinginan, fantasi, dan relasi kuasa saling bertaut.

Melalui adaptasi ini, Julia May Jonas menghadirkan kembali tema-tema yang telah dieksplorasi dalam novelnya, mulai dari dinamika kekuasaan hingga ambiguitas hasrat, dengan latar ketegangan khas kampus masa kini. Serial ini juga mengikuti kecenderungan cerita yang menempatkan institusi akademik sebagai ruang di mana urusan personal dan profesional saling berkelindan di tengah pengawasan sosial dan perdebatan mengenai relasi kuasa.

Dengan permainan Rachel Weisz sebagai penggerak utama, Le Délicieux Professeur V. menggabungkan satire sosial dan drama psikologis. Dialog yang tajam serta situasi yang ambigu menempatkan penonton dalam cerita yang motivasi tokoh-tokohnya kerap sulit dipastikan, sekaligus memperlihatkan dampak ketertarikan yang kian dalam terhadap orang-orang di sekitarnya.

Secara keseluruhan, mini-seri ini menyoroti konflik antara hasrat, reputasi, dan kekuasaan di lingkungan kampus, serta menggambarkan bagaimana sebuah ketertarikan dapat perlahan mengikis kestabilan pribadi dan karier seseorang.