BERITA TERKINI
Museumoon Hadirkan Pertunjukan Musik dan Talk Show di Museum Seni Rupa Kota Ho Chi Minh

Museumoon Hadirkan Pertunjukan Musik dan Talk Show di Museum Seni Rupa Kota Ho Chi Minh

Seri acara Museumoon menggabungkan pertunjukan musik dengan format talk show yang dipandu MC Nguyen Khang, dengan menghadirkan sejumlah artis dalam setiap programnya. Penyelenggara menyebut Museumoon tidak dirancang sebagai panggung musik biasa, melainkan sebagai ruang “kurasi pengalaman artistik” yang menyatukan musik, narasi, dan tata ruang.

Menurut penyelenggara, tiap program Museumoon memiliki tema, struktur spasial, serta narasi emosional yang berbeda. Berlangsung di ruang warisan Museum Seni Rupa Kota Ho Chi Minh, penonton diajak menikmati musik sembari mengapresiasi karya seni dalam pengalaman pertunjukan yang bersifat multisensori.

Tiga program pertama dalam rangkaian Museumoon meliputi “Waves of Self-Reflection” pada 31 Mei, “Untold Stories” pada 25 Juni, serta “Rock in Museum” pada 30 Juli.

Pada malam musik “Gelombang Refleksi Diri”, penyanyi Hien Thuc, On Vinh Quang, Phuong Phuong Thao, dan Tuan Dung tampil bersama. Mereka membawakan sejumlah lagu, termasuk “Karena Seseorang Pergi” dan “Satu Malam Mabuk”. Sejumlah penampilan duet seperti “Tujuh Hari Menunggu”, “Mimpi yang Terpecah”, dan “Aku Berharap Aku Bisa Melupakan” juga mendapat sambutan antusias dari penonton.

Dalam penampilan solo, Tuan Dung membawakan “Kapan Aku Akan Tahu Apa Itu Cinta?”, “Takut Akan Cinta?”, “Mantan Kekasihku Punya Kekasih Baru?”, dan “Selamat Tinggal Musim Panas”. Hien Thuc menyanyikan “Masa Muda”, “Apa yang Kutakuti”, “Bermimpi tentang Seseorang”, “Berjalan di Jalan Kehidupan”, “Masih Seperti Hari Hujan Dulu”, dan “Lukisan Seorang Wanita Cantik”.

On Vinh Quang membawakan “Di Kehidupan Mana Kita Akan Saling Mencintai?”, “Sebanyak Itu”, “Kuharap Suatu Hari Kau Akan Mengingatku”, “Bulan Mana Kau Akan Mengingatku?”, serta “Sehari Sebelum Badai”. Sementara Phuong Phuong Thao mempersembahkan “Cahaya Bulan Memahami Hatiku”, “Tangan Menangkap Cahaya Bulan”, “Gadis dari Kemarin”, dan “Sore Hari Mendengarkan Tangisan Laut”.