Program “Community Tet - Spring in the Homeland 2026” digelar pada 5 Februari di Darwin City Performing Arts Centre, ibu kota Northern Territory, Australia. Kegiatan ini menjadi salah satu sorotan budaya untuk mengawali Tahun Kuda, dengan menghadirkan suasana perayaan Tết bagi komunitas Vietnam di Australia Utara.
Acara diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal Vietnam di Australia Barat dan Wilayah Utara bekerja sama dengan Asosiasi Keluarga Vietnam-Australia (AVFA), serta didukung oleh Vingroup dan Vietravel. Penyelenggaraan program ini ditujukan untuk menghormati nilai-nilai budaya tradisional, memperkuat ikatan komunitas Vietnam di luar negeri, dan mendorong pertukaran antarmasyarakat Vietnam dan Australia.
Melalui kolaborasi Komite Rakyat Kota Hue dan Pusat Konservasi Benteng Kekaisaran Hue, kegiatan tersebut menghadirkan ruang budaya yang memadukan seni tradisional dan promosi pariwisata. Hampir 500 delegasi, tamu, dan anggota komunitas Vietnam menghadiri acara dan merasakan atmosfer musim semi yang meriah.
Salah satu agenda utama adalah penampilan Musik Istana Kerajaan Hue, bentuk musik khidmat yang berkembang pada masa Dinasti Nguyen (1802–1945). Kesenian ini diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Representatif Kemanusiaan dan dipandang sebagai simbol hidup yang merepresentasikan kedalaman sejarah serta identitas Vietnam.
Dalam sambutannya, Konsul Jenderal Vietnam Nguyen Thanh Ha menyampaikan informasi terkini mengenai capaian Vietnam di bidang ekonomi, politik, dan kedudukan internasional. Ia menekankan bahwa penyelenggaraan “Tết Komunitas - Musim Semi di Tanah Air” di Darwin tidak hanya membawa nuansa Tết dari tanah air ke komunitas Vietnam, tetapi juga menjadi jembatan untuk meningkatkan pemahaman antara masyarakat kedua negara. Menurutnya, budaya berperan penting sebagai pilar diplomasi antar masyarakat Vietnam-Australia.
Menteri Urusan Multikultural Pemerintah Wilayah Utara, Jinson Charls, menyampaikan apresiasi terhadap warisan Nha Nhac. Ia menilai kegiatan ini memperkaya kehidupan budaya setempat sekaligus memperkuat persahabatan bilateral.
Mewakili komunitas, Presiden AVFA Anna Lan Anh menyebut acara ini sebagai kesempatan bagi warga Vietnam di luar negeri untuk kembali merasakan suasana Tết seperti di tanah air dan menumbuhkan kebanggaan nasional.
Wakil Ketua Komite Rakyat Kota Hue sekaligus Kepala Grup Musik Istana Kerajaan Hue, Tran Huu Thuy Giang, menyatakan kehormatannya dapat membawa warisan tersebut ke Australia. Ia berharap setiap melodi dapat menyampaikan kisah dan jiwa Hue kepada publik internasional, sekaligus memperkenalkan Hue sebagai “Kota Festival” di kawasan Asia-Pasifik.
Program “Community Tet - Spring in the Homeland 2026” di Darwin disebut tidak hanya menjadi festival tradisional, tetapi juga wadah untuk mempererat keterhubungan komunitas diaspora dengan tanah air serta berkontribusi pada penguatan hubungan Vietnam-Australia.

