Palembang — Musisi Palembang, Ahmad Naufal, menilai jazz sebagai genre musik yang paling menantang untuk dimainkan. Ia menyebut karakter jazz menuntut kemampuan improvisasi spontan yang tidak hanya bergantung pada teknik, tetapi juga rasa musikal yang tinggi.
Pernyataan itu disampaikan Naufal saat menjadi narasumber dalam program Musicpreneur PRO 2 RRI Palembang, Jumat, 1 Mei 2026. Musisi yang juga mengajar di SMP Negeri 2 Palembang tersebut mengaku hingga kini masih terus mempelajari aspek improvisasi dalam jazz.
“Genre tersulit buat saya sampai sekarang adalah jazz. Kalau improvisasi spontan saya masih belum terlalu menguasai,” ujarnya sambil tertawa. Ia mengatakan proses belajar terus dilakukan untuk memperdalam kemampuan tersebut.
Meski lebih menyukai musik rock progresif, Naufal menyebut dirinya dituntut menguasai berbagai genre ketika tampil reguler bersama band. Menurutnya, pengalaman panggung menjadi bagian penting yang membuat kemampuannya berkembang secara bertahap hingga mampu memainkan beragam jenis musik.
Ia juga menyoroti pentingnya pemahaman teori dasar musik. Naufal menilai konsep dasar musik pada umumnya serupa di berbagai alat musik modern, sehingga pemahaman nada menjadi fondasi penting bagi musisi.
“Teori musik sebenarnya sama di semua alat musik. Misalnya nada C di gitar tetap sama ketika dimainkan di keyboard,” katanya. Meski demikian, ia mengaku masih mengalami kesulitan saat memainkan instrumen tertentu seperti biola dan seruling.
Dalam kesempatan itu, Naufal turut berbagi pengalaman soal kesalahan yang pernah terjadi saat tampil di atas panggung. Ia menekankan pentingnya tetap tenang dan mampu mengendalikan situasi ketika kesalahan terjadi di tengah pertunjukan.
“Kalau di panggung pasti pernah salah, semua musisi pernah mengalaminya. Yang penting jangan panik,” ucapnya. Ia menilai jam terbang dan pengalaman tampil menjadi proses penting dalam perkembangan seorang musisi profesional.