BERITA TERKINI
Netflix Mulai Produksi Sejumlah Film dan Serial Brasil, Umumkan Empat Judul Baru

Netflix Mulai Produksi Sejumlah Film dan Serial Brasil, Umumkan Empat Judul Baru

Netflix mengumumkan dimulainya produksi sejumlah film dan serial Brasil mendatang, termasuk empat judul baru. Pengumuman ini disampaikan di São Paulo pada 5 September 2022, seiring meningkatnya waktu menonton anggota di Brasil terhadap judul-judul lokal sepanjang 2022.

Hingga akhir tahun, Netflix menyebut akan memproduksi lebih banyak film, serial, acara reality, dan komedi spesial Brasil, yang memadukan musim baru dengan tayangan yang belum pernah dirilis. Proses produksi direncanakan berlangsung di lima negara bagian, dari Amazonas hingga Paraná.

Wakil Presiden Netflix untuk Konten Brasil, Elizabetta Zenatti, mengatakan langkah ini memperkuat komitmen perusahaan terhadap industri audiovisual Brasil. Netflix telah bermitra dengan industri lokal selama lebih dari tujuh tahun sejak mulai memproduksi konten secara lokal pada 2015. “Kami ingin mitra kreatif dan produksi kami menghadirkan kisah-kisah hebat untuk anggota kami. Meskipun hari ini suasananya sangat berbeda dengan ketika kami baru memulai, ada satu hal yang tetap sama: komitmen kami pada komunitas kreatif Brasil. Brasil adalah bagian fundamental dari strategi kami,” ujarnya.

Salah satu judul baru yang diumumkan adalah DNA do Crime, serial kriminal investigasi yang disutradarai Heitor Dhalia. Serial ini mengisahkan kerja rumit petugas polisi federal dalam sebuah investigasi yang belum pernah dilakukan sebelumnya, yang kemudian mengarah pada awal terungkapnya rangkaian kejahatan di negara tersebut. Produksi serial ini dikerjakan Paranoid Filmes.

Di ranah komedi, Netflix menyiapkan dua judul baru yang dibintangi Leandro Hassum dan diproduksi Camisa Listrada. Pertama, B.O., serial pertama Hassum di Netflix, disutradarai Pedro Amorim dengan Carol Garcia sebagai penulis utama. Latar cerita berada di kantor polisi Rio de Janeiro, ketika Suzano yang kikuk (diperankan Hassum) ditugaskan sebagai kepala polisi setelah dipindahkan dari wilayah perdesaan.

Judul kedua adalah film Meu Cunhado é um Vampiro yang disutradarai Alê McHaddo dan ditulis Paulo Cursino. Film ini mengikuti Fernandinho (Hassum), pria penyayang keluarga, mantan pemain sepak bola, sekaligus komentator podcast, yang dikejutkan oleh kedatangan iparnya, Gregorio (Romulo Arantes Neto), yang ternyata seorang vampir.

Netflix juga merampungkan pengambilan gambar komedi spesial orisinal Whindersson Nunes berjudul Whindersson Nunes: Isso não é um Culto, yang difilmkan di Porto, Portugal. Spesial ini disebut menonjolkan unsur nostalgia dan keberanian sang komedian di atas panggung.

Selain itu, Netflix memulai produksi miniseri fiksi empat episode yang terinspirasi tragedi yang dikenal sebagai pembantaian Candelaria. Serial ini memadukan realisme, fantasi, dan afrofuturisme untuk menuturkan kisah empat anak dalam rentang 36 jam sebelum tragedi, dari sudut pandang masing-masing. Miniseri ini disutradarai Marcia Faria dan Luis Lomenha, yang juga bertindak sebagai showrunner serta produser eksekutif, dan diproduksi Kromaki serta Jabuti Films.

Sejumlah aktor yang disebut terlibat antara lain Antônio Pitanga dan Péricles, yang telah menyelesaikan rekaman adegan pertama mereka. Nama lain yang turut membintangi meliputi Adriano Garib, Juliana Lohmann, Leandro Firmino, Maria Bopp, dan Stepan Nercessian.

Netflix juga melanjutkan beberapa proyek lokal yang telah berjalan, termasuk sekuel film Rich In Love, musim keempat Sintonia, musim kedua Back to 15, musim kedua sitkom Brasil Smother-in-Law, serta musim ketiga acara reality Love Is Blind: Brazil.

Di luar produksi konten, Netflix menyatakan pada 2022 telah menginvestasikan 5 juta real Brasil untuk inisiatif pengembangan profesional di komunitas audiovisual Brasil. Program tersebut ditujukan memperluas jaringan talenta lokal dan mendorong narasi yang lebih beragam dan inklusif, termasuk melalui perkiraan, identifikasi, serta pelatihan bagi profesional dari kelompok yang secara historis kurang terwakili. Sebagai bagian dari strategi ini, Netflix memulai inisiatif baru bernama “Segundo Ato” bagi penulis naskah dari kalangan kulit Hitam dan penduduk asli dalam industri Brasil.