BERITA TERKINI
Nick Jonas Rilis Album Solo “Sunday Best”, Angkat Kisah Hidup dengan Diabetes dan Pergulatan Batin

Nick Jonas Rilis Album Solo “Sunday Best”, Angkat Kisah Hidup dengan Diabetes dan Pergulatan Batin

Nick Jonas merilis album solo terbarunya berjudul Sunday Best, proyek solo pertama yang ia luncurkan dalam hampir lima tahun. Album berisi 11 lagu ini disebut menjadi karya yang paling jujur dan introspektif dalam perjalanan musiknya, dengan inspirasi yang turut berakar dari pengalaman musikal sejak kecil, termasuk saat bernyanyi di paduan suara gereja.

Melalui Sunday Best, personel Jonas Brothers itu menghadirkan ruang refleksi tentang upaya menjadi versi terbaik dari diri sendiri, baik secara emosional maupun mental. Ia membingkai tema tersebut lewat pendekatan yang hangat dan personal, sejalan dengan benang merah keterbukaan yang ingin ia tampilkan dalam proyek ini.

Aspek transparansi juga tampak pada identitas visual album. Nick Jonas menampilkan continuous glucose monitor (CGM) pada sampul Sunday Best sebagai representasi kehidupannya dengan diabetes tipe 1, kondisi yang ia jalani sejak didiagnosis pada usia 13 tahun. Ia menyatakan bahwa transparansi menjadi inti album ini dan ia ingin menunjukkan dirinya apa adanya.

Tema pergulatan batin turut diangkat dalam video musik single utama “Gut Punch”. Video tersebut menggambarkan konflik Nick Jonas dengan sosok “inner critic” bernama Jick Nonas. Disutradarai oleh Anthony Mandler, video ini menampilkan bagaimana penyanyi berusia 33 tahun itu berhadapan dengan tekanan, keraguan, serta suara negatif dalam dirinya, hingga pada akhirnya menyadari pentingnya bersikap lebih lembut pada diri sendiri.

Album ini dibuka dengan lagu “Sweet to Me” yang sarat pengalaman personal. Lagu tersebut menjadi pintu masuk ke dunia batinnya, memperlihatkan bagaimana ia menengok kembali perjalanan hidup dari sudut pandang yang lebih jujur dan dewasa.

Dalam “Sweet to Me”, Nick Jonas menghadirkan potongan memori masa kecil yang ia gambarkan penuh kehangatan dan rasa aman. Ia menyebut kenangan sederhana seperti menghabiskan waktu bersama sang ayah, menenteng kotak pizza hangat, hingga kebiasaan menyewa film di Blockbuster—detail-detail kecil yang membentuk rasa kepolosan dan kebersamaan di awal hidupnya.