Sebuah pameran bertajuk “Legacy of Love” digelar untuk merekonstruksi sekaligus merawat warisan musik komposer Thanh Tung. Penyelenggara menegaskan acara ini tidak sekadar menjadi peringatan, melainkan upaya berkelanjutan untuk melestarikan dan menyebarkan nilai-nilai spiritual serta warisan musik yang ditinggalkan Thanh Tung kepada generasi pendengar Vietnam.
Selama lebih dari setengah abad berkarya, Thanh Tung dikenal melalui deretan lagu yang akrab di telinga publik, di antaranya “Sendirian,” “Bunga Ungu di Halaman,” “Setetes Sinar Matahari di Ambang Pintu,” “Deklarasi Cinta Musim Semi,” dan “Bintang Kesepian.” Melodi karya-karyanya disebut telah menjadi bagian dari memori para pecinta musik Vietnam lintas era.
Pameran ini menghadirkan lebih dari 100 materi, mulai dari gambar, partitur musik tulisan tangan, dokumen berharga, hingga berbagai artefak yang untuk pertama kalinya dipublikasikan dari arsip keluarga. Selain koleksi keluarga, pameran juga memuat kontribusi materi dari teman, seniman, kolektor, serta penggemar musik Thanh Tung, baik dari dalam maupun luar negeri.
Putri sang musisi, Bach Duong, mengatakan proses penyusunan pameran terasa seperti perjalanan menemukan kembali fragmen-fragmen kenangan tentang kehidupan dan karier ayahnya. Ia menyebut dokumentasi yang ditinggalkan sangat banyak, namun belum pernah sepenuhnya disistematiskan, sehingga keluarga perlu bertemu banyak pihak untuk mengumpulkan cerita dan informasi tambahan.
Ruang pameran disusun secara kronologis, menelusuri perjalanan hidup dan karier Thanh Tung sejak masa studinya di Konservatorium Pyongyang hingga kiprah artistiknya setelah kembali ke negara asal.
Salah satu daya tarik utama berada di area audio-visual yang menghadirkan kembali suasana musik dekade-dekade sebelumnya lewat kaset, piringan hitam, CD, rekaman audio, dan film yang menampilkan musik gubahan Thanh Tung, termasuk “The Upside Down Card Game” dan “The Land of the Island.” Selain itu, puluhan lagu ikonik dari periode 1970-an hingga 1990-an juga telah didigitalisasi sehingga pengunjung dapat mendengarkannya melalui sistem headphone pribadi.
Melalui pameran ini, keluarga turut memperkenalkan proyek Yayasan Thanh Tung yang ditujukan untuk melestarikan, menjaga, dan mengembangkan warisan musik serta nilai-nilai kemanusiaan yang ditinggalkan komposer tersebut.
“Legacy of Love” juga menjadi pembuka rangkaian kegiatan peringatan pada 2026. Setelah pameran, dijadwalkan pertunjukan musik jalanan di kawasan pejalan kaki Danau Hoan Kiem pada 29 Mei, disusul konser “Thanh Tung - Legacy of Love” pada 28 Juni di Pusat Konvensi Nasional, yang akan menampilkan sejumlah artis serta orkestra simfoni berskala besar.