BERITA TERKINI
Panggung Awal Tahun: Drama Baru, Hát bội, hingga Sirkus Ramaikan Pergantian Tahun

Panggung Awal Tahun: Drama Baru, Hát bội, hingga Sirkus Ramaikan Pergantian Tahun

Memasuki awal tahun, sejumlah teater dan panggung di Kota Ho Chi Minh menghadirkan berbagai pertunjukan baru—mulai dari drama, opera tradisional (hát bội), hingga sirkus—untuk menyambut penonton pada momen Tahun Baru Barat.

Teater Thien Dang menjadwalkan pemutaran perdana drama terbaru berjudul Chung Nha (Hidup Bersama) pada malam 2 Januari 2026. Naskahnya terinspirasi dari adaptasi Nguyen Thu Phuong atas cerita pendek Nguyen Huy Thiep Khong Co Vua (Tidak Ada Raja), dan disutradarai seniman Tuan Khoi. Pertunjukan ini melibatkan sejumlah aktor, antara lain Kim Xuan, Thanh Loc, Huu Chau, Hoang Thai Quoc, Le Phuong, Truong Ha, dan Le Hoang Giang.

Drama Chung Nha sebelumnya pernah dipentaskan Teater Pemuda pada 2011 dengan judul asli Nha Co Nam Anh Em Trai (Sebuah Rumah dengan Lima Bersaudara). Ceritanya menyoroti dinamika sebuah keluarga dengan beragam kepribadian yang memunculkan konflik dan frustrasi.

Pada malam 4 Januari, Teater Hoang Thai Thanh memperkenalkan drama baru Cuoc Hen Cuoi Duong (Pertemuan di Ujung Jalan), karya Hoang Thai Thanh–Nguyen Thoai dan disutradarai Ai Nhu. Kisahnya berpusat pada hubungan Tuan (Tri Quang) dan Hien (Hong Anh) yang terpisah oleh perang selama puluhan tahun, serta pertanyaan apakah keduanya akan kembali bertemu. Selain Tri Quang dan Hong Anh, pementasan ini juga menghadirkan Ai Nhu, Thanh Hoi, Hoang Van Anh, dan lainnya.

Masih pada 4 Januari, Asosiasi Teater Kota Ho Chi Minh mempersembahkan drama Lac (Lost) di Teater 5B. Naskah karya Tran My Trang ini disebut meraih penghargaan dalam perkemahan penulisan Asosiasi Teater Kota Ho Chi Minh, dan disutradarai dua sutradara muda, Quoc Thinh serta Tran Dam Cong Ninh. Lac mengangkat isu etika medis dengan latar rumah sakit besar, menampilkan keberadaan sistem robot modern untuk operasi otak dan sendi yang dibawa seorang pengusaha peralatan medis, namun kesepakatan terkait teknologi itu memunculkan konsekuensi negatif. Dalam konteks saat ini, naskah ini dipandang sebagai skenario yang menyoroti persoalan layanan kesehatan, tanggung jawab, dan hati nurani tenaga medis.

Kelompok teater Truong Hung Minh juga menjadwalkan sejumlah pertunjukan pada periode awal tahun. Pada 1 Januari, kelompok ini menampilkan drama Co Gai Trieu Do (Gadis Sejuta Dolar), ditulis Vuong Huyen Co dan disutradarai Chanh Truc. Cerita menguji karakter manusia ketika seorang gadis yang ditinggalkan keluarga dan kekasihnya mendadak mengetahui dirinya akan mewarisi kekayaan besar senilai 1 juta dolar, yang kemudian memicu berbagai peristiwa tragikomik. Daftar pemainnya antara lain Minh Nhi, Maika, Binh Tinh, Le Nam, Chanh Truc, Di Duong, Hoang Meo, dan Tan Tre.

Pada 4 Januari, teater yang sama menghadirkan drama horor baru yang disebut jarang dipentaskan, berjudul Ngan Lanh So 44 (Kompartemen Dingin No. 44). Naskah ditulis Dinh Manh Phuc dan Le Quoc Nam, serta disutradarai oleh seniman Le Quoc Nam. Pertunjukan ini menampilkan Viet Huong, Le Quoc Nam, Le Nam, Maika, Di Duong, Vo Minh Khai, dan lainnya.

Dari ranah opera tradisional Vietnam, Teater Opera Tradisional Kota Ho Chi Minh menggelar program Nam Phuong Ngoc An (Segel Giok Nam Phuong) sebagai rangkaian pertunjukan dari Natal hingga Tahun Baru. Teater menjadwalkan enam pementasan di Teater Tran Huu Trang pada 24, 25, 26, 27, 28, dan 31 Desember, dengan akses gratis bagi penonton.

Program Segel Giok Nam Phuong pertama kali diperkenalkan kepada publik pada 2022 dengan tujuan promosi pariwisata, namun disebut tidak dapat diimplementasikan dan sempat terhenti. Seniman Thanh Binh, Kepala Departemen Penyelenggaraan dan Seni Pertunjukan teater tersebut, mengatakan kepada Tuoi Tre Online bahwa pementasan kali ini melibatkan cukup banyak revisi dari naskah asli. Teater juga terus mengukur reaksi penonton untuk menyempurnakan program secara bertahap, dengan tujuan akhir mempersembahkannya kepada wisatawan. Program ini disebut memadukan tradisi dan modernitas, sekaligus mengajak generasi muda menelusuri keindahan opera klasik Vietnam.

Sementara itu, Pusat Kesenian Kota Ho Chi Minh menyiapkan enam pertunjukan sirkus baru bertajuk Ky Uc Than Lua – Tien Truyen Vung Dat Bi An (Kenangan Dewa Api – Prekuel dari Negeri Misterius) pada 1–4 Januari. Pertunjukan ini disutradarai Quoc Cong, menyusul kesuksesan sirkus Vung Dat Bi An (Negeri Misterius). Pihak pusat menyebut tiket pertunjukan baru tersebut cepat diminati, seiring meningkatnya kepercayaan penonton terhadap sirkus Kota Ho Chi Minh setelah rangkaian pertunjukan yang dinilai sukses belakangan ini.

Di Museum Sejarah Kota Ho Chi Minh, pusat pertunjukan melanjutkan agenda dua kali pementasan setiap hari pada 1–4 Januari, yakni pukul 10.30 dan 14.30, menampilkan pertunjukan wayang air Vietnam Hoa Dat Viet (Bunga-Bunga Vietnam).

Sejumlah teater lain juga mengumumkan pementasan pada awal Januari. Teater Hong Van menampilkan drama kelulusan berjudul Anh Trai Toi Di Dau (Ke Mana Kakak Laki-Lakiku Pergi?) pada 3 Januari. Sementara Teater Idecaf menjadwalkan drama baru Con Quạ Hồng Dang Canh (Burung Gagak Merah Muda Membentangkan Sayapnya) pada malam 1 Januari, dengan pemain antara lain Dinh Toan, Dai Nghia, Thanh Thuy, Quang Thao, My Duyen, dan Minh Dung.