BERITA TERKINI
Parade Musik Sahur 2026 di Tarakan Berlangsung Hingga Dini Hari, Ratusan Peserta Padati Rute Kota

Parade Musik Sahur 2026 di Tarakan Berlangsung Hingga Dini Hari, Ratusan Peserta Padati Rute Kota

Parade Musik Sahur dan Sound Sahur 2026 kembali digelar di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, pada Sabtu malam (14/3/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari tradisi masyarakat untuk menyemarakkan Ramadan ini berlangsung hingga dini hari dan menarik perhatian warga yang memadati sejumlah ruas jalan untuk menyaksikan iring-iringan peserta.

Ketua panitia, Eros, mengatakan parade tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun meski tidak tercantum secara resmi dalam kalender kegiatan daerah. Menurutnya, masyarakat telah menganggapnya sebagai agenda tahunan yang selalu hadir pada bulan suci Ramadan.

Rute parade dimulai dari Stadion Datu Adil, kemudian melintasi Lampu Merah Ladang, Gita Jalatama, Kampung Baru, Kampung Bugis, dan Tarakan Mall. Rombongan selanjutnya bergerak menuju Selumit sebelum mengakhiri perjalanan di Satrol Lampu Merah Sebengkok sebagai titik finis.

Dalam pelaksanaannya, parade diikuti puluhan kelompok dari berbagai kalangan. Eros menyebut terdapat sekitar 50 grup peserta berjalan kaki dan sekitar 30 grup kendaraan hias yang tampil dengan beragam dekorasi kreatif.

Acara dimulai setelah salat tarawih sekitar pukul 20.30 WITA dan berakhir sekitar pukul 02.00 WITA. Eros menjelaskan durasi pelaksanaan yang panjang dipengaruhi banyaknya peserta yang ikut serta, sehingga barisan parade menjadi sangat panjang.

Parade Musik Sahur 2026 diselenggarakan oleh Orang Indonesia (OI) Tarakan bersama Serikat Pemuda Jawa (SPJ) Kalimantan Utara, serta berkolaborasi dengan pemerintah provinsi, pemerintah kota, dan sejumlah organisasi lainnya. Eros menegaskan kegiatan ini bersifat sosial dan tidak berorientasi keuntungan, melainkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memeriahkan Ramadan.

Panitia yang terlibat berjumlah sekitar 25 hingga 30 orang. Rangkaian kegiatan diawali dengan seremoni berupa sambutan dan pembacaan doa, termasuk sambutan dari pemerintah provinsi yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Utara, Saiful Bachry. Setelah itu, peserta dilepas untuk memulai parade, menampilkan kreativitas dari berbagai organisasi masyarakat hingga instansi pemerintahan.

Eros menilai antusiasme masyarakat tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Banyaknya peserta dan ramainya penonton membuat sebagian peserta disebut tidak sempat mencapai garis finis hingga kegiatan berakhir.

Ia juga menyampaikan bahwa peserta umumnya tidak berfokus pada hadiah, melainkan ingin menampilkan kreativitas. Menurut Eros, banyak kelompok dari berbagai kecamatan dan kelurahan turut menunjukkan ciri khas wilayah masing-masing dalam parade tersebut.

Eros berharap Parade Musik Sahur dapat terus digelar setiap tahun dengan dukungan dan kolaborasi berkelanjutan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah kota. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah membantu pelaksanaan kegiatan, termasuk sponsor serta Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang.