Pembangunan Rumah Sakit Umum (RSU) Bangli direncanakan dilaksanakan secara bertahap dengan memanfaatkan dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp 400 miliar. Proyek ini mencakup pembangunan dua gedung, masing-masing setinggi tiga lantai.
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengatakan proses pinjaman dana PEN tinggal memasuki tahap penandatanganan. Setelah penandatanganan dilakukan, pemerintah daerah akan melanjutkan ke proses tender proyek pembangunan RSU Bangli. Ia berharap penandatanganan kontrak dapat berlangsung pada pertengahan September 2021.
Menurut Sedana Arta, Pemkab Bangli awalnya mengusulkan pinjaman PEN sebesar Rp 75 miliar. Namun, besaran pinjaman kemudian disesuaikan dengan kebutuhan anggaran pembangunan RSU Bangli. Ia menjelaskan, nilai pinjaman akan mengikuti hasil kesepakatan dalam proses tender, sesuai penawaran yang masuk.
Sedana Arta menyebutkan total kebutuhan anggaran pembangunan RSU Bangli mencapai Rp 400 miliar. Karena nilai anggaran yang besar, pembangunan akan dilakukan secara bertahap.
Selain pembiayaan, pemerintah daerah juga membahas dukungan lahan. Sedana Arta mengaku telah berkomunikasi dengan Gubernur Bali Wayan Koster terkait hibah tanah dari Pemprov Bali. Disebutkan, terdapat lahan seluas 86 are yang berada di RSJ Provinsi Bali di Bangli dan akan dimanfaatkan untuk pembangunan RSU Bangli. Lahan tersebut terletak di sebelah barat lokasi RSU Bangli yang ada saat ini.
Dengan tambahan 86 are, luas lahan RSU Bangli nantinya disebut akan mencapai 2,8 hektare. Sedana Arta menyatakan pihaknya akan kembali berkomunikasi agar lahan tersebut untuk sementara dapat berstatus hak guna pakai.
Rencananya, lahan 86 are itu akan dimanfaatkan sebagai area parkir selama pelaksanaan pembangunan berlangsung. Sedana Arta juga menyampaikan desain bangunan RSU Bangli saat ini sudah tersedia.
Sementara itu, Kepala Bagian Umum RSU Bangli I Wayan Diana menjelaskan rencana pembangunan terdiri dari dua gedung, yakni Gedung 1A dan Gedung 1B, masing-masing tiga lantai. Gedung 1A direncanakan menampung laboratorium dan ruang rontgen di lantai bawah, IGD dan bank darah di lantai satu, PONEK di lantai dua, serta ICU, ICCU, dan NICU di lantai tiga.
Adapun Gedung 1B direncanakan menampung ruang farmasi, rekam medis, dan poliklinik di lantai bawah; poliklinik dan hemodialisa di lantai satu; CSSD, ruang persiapan operasi, ruang pulih sadar, dan CSSD di lantai dua; serta kamar operasi di lantai tiga.
Wayan Diana menyebutkan pembangunan RSU Bangli untuk tahun 2021 mencakup pengerjaan Gedung 1A dan 1B. Sebagai persiapan, barang inventaris akan dipindahkan sambil menunggu proses penghapusan.

