Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) bersiap menggelar Maratua Music Festival 2026. Agenda tahunan ini dijadwalkan berlangsung pada 30 Juni hingga 4 Juli 2026 di Pulau Maratua.
Disbudpar Berau memproyeksikan kegiatan tersebut sebagai salah satu agenda unggulan promosi wisata daerah. Festival ini dirancang dengan menggabungkan hiburan musik, promosi destinasi, pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta aksi peduli lingkungan.
Kepala Bidang Bina Pemasaran dan Kerja Sama Disbudpar Berau, Endah Puspita Sari, mengatakan konsep pelaksanaan tahun ini tidak jauh berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya yang dinilai berhasil menarik perhatian wisatawan.
“Rencananya kurang lebih sama seperti tahun lalu. Ada kegiatan bersih-bersih pantai, hiburan untuk masyarakat, kemudian pelibatan UMKM juga tetap ada,” ujarnya.
Menurut Endah, festival ini tidak hanya menghadirkan hiburan musik, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan potensi wisata bahari Berau kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.
Ia menambahkan, Disbudpar Berau juga menyiapkan sejumlah konsep promosi untuk memperkuat daya tarik kegiatan, termasuk rencana menghadirkan artis dari ibu kota yang akan diumumkan menjelang pelaksanaan acara.
“Ada juga untuk promosi wisata dengan menghadirkan artis dari ibu kota. Nanti akan kami sampaikan lebih lanjut,” katanya.
Endah menyebut Maratua Music Festival selama ini dikenal mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal, terutama pelaku UMKM, penginapan, hingga sektor transportasi wisata di kawasan kepulauan. Selain itu, festival ini diharapkan memperkuat citra Pulau Maratua sebagai destinasi wisata unggulan di Kalimantan Timur.
Rangkaian kegiatan yang dikemas dengan nuansa wisata pantai juga dinilai dapat memperpanjang lama tinggal wisatawan selama agenda berlangsung. Disbudpar Berau pun optimistis pelaksanaan festival tahun ini kembali meningkatkan kunjungan wisatawan ke Berau, terutama menjelang musim libur pertengahan tahun.