Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong terus memperluas kerja sama untuk menyukseskan Program Beasiswa 1.000 Sarjana. Perluasan kolaborasi tidak hanya dilakukan dengan perguruan tinggi negeri, tetapi juga melibatkan pihak swasta agar pelaksanaan program dapat memberikan hasil lebih maksimal.
Pada 2026, Pemkab Tabalong berencana memperluas kerja sama dalam pelaksanaan program tersebut. Saat ini, tercatat 14 kampus telah menjalin kerja sama dengan Pemkab Tabalong. Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang melibatkan 8 kampus.
Selain menggandeng perguruan tinggi, Pemkab Tabalong juga bekerja sama dengan perusahaan untuk memperluas cakupan beasiswa. Kolaborasi tersebut sebelumnya telah dijalin bersama PT Conch, PT Adaro, dan PT Pertamina. Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Tabalong, Gusti Judid Ihsan Permana, mengatakan keterlibatan swasta dimaksudkan untuk memaksimalkan peran mereka dalam mendukung pemerintah daerah menyukseskan program pendidikan.
“Untuk pelaksanaan beasiswa sendiri, selain disupport dari dana APBD yang disalurkan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga serta Dinas Sosial, juga ada beasiswa yang didukung oleh perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah Tabalong seperti PT Conch, PT Adaro, dan juga Pertamina,” ujar Gusti Judid.
Program Beasiswa 1.000 Sarjana juga membuka kesempatan pendidikan di perguruan tinggi luar negeri, salah satunya di China. Saat ini, sejumlah pemuda asal Tabalong disebut tengah menjalani proses pendidikan di luar negeri melalui program tersebut.

