Denpasar—BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Wilayah Bali, Nusa Tenggara, Papua (Banuspa) menilai membaiknya kondisi ekonomi Bali setelah terdampak pandemi membuka ruang pemulihan bagi tenaga kerja. Deputi Direktur BPJamsostek Wilayah Banuspa, Kuncoro Budi Winarno, mengatakan aktivitas di sektor formal mulai bergerak kembali, termasuk perhotelan, sehingga sektor turunan pariwisata ikut merasakan dampaknya.
“Yang sebelumnya sempat bekerja di informal sudah masuk lagi ke sektor formal, perhotelan sudah mulai berjalan. Sektor turunan dari pariwisata tentu merasakan dampak pemulihan aktivitas ekonomi di wilayah Bali ini,” kata Kuncoro, Selasa (6/9/2022).
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali menunjukkan ekonomi Bali pada triwulan II-2022 tumbuh 3,04 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/y-on-y). Sementara dibandingkan triwulan I-2022 (quarter-to-quarter/q-to-q), ekonomi Bali pada triwulan II-2022 tumbuh 7,38 persen.
Seiring pemulihan ekonomi tersebut, BPJamsostek Banuspa mencatat adanya peningkatan tren kepesertaan dan perbaikan iuran. Kuncoro menyampaikan optimisme bahwa target 2022 dapat tercapai, mengingat Bali disebut menjadi kontributor terbesar di wilayah Banuspa.
Ia menjelaskan, dari tujuh kantor cabang, Cabang Denpasar menyumbang lebih dari 30 persen dari target. Menurutnya, capaian di Denpasar akan menopang target Banuspa secara keseluruhan.
BPJamsostek Banuspa juga melaporkan pembayaran klaim selama Januari–Juli 2022 mencapai lebih dari Rp1,44 triliun untuk 99.728 kasus. Pembayaran klaim tersebut didominasi Jaminan Hari Tua (JHT).
Rinciannya, klaim JHT tercatat sebanyak 93.598 klaim dengan nilai lebih dari Rp1,34 triliun. Adapun Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebanyak 3.361 klaim dengan nilai lebih dari Rp31 miliar, Jaminan Kematian (JKM) sebanyak 1.777 klaim dengan nilai lebih dari Rp57 miliar, Jaminan Pensiun (JP) sebanyak 874 klaim dengan nilai Rp4 miliar lebih, serta Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) sebanyak 118 klaim dengan nilai lebih dari Rp378 juta.
Sebelumnya, Direktur Pengembangan Investasi BPJS Ketenagakerjaan Edwin Ridwan menyampaikan bahwa BPJamsostek mendorong pekerja Indonesia untuk semakin bertumbuh dan kuat dalam memaknai Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2022. “Melalui manfaat dari program jaminan sosial ketenagakerjaan, BPJamsostek mengambil peran untuk mendorong pekerja Indonesia untuk tumbuh dan kuat,” ujarnya.
Dalam perayaan Harpelnas 2022, jajaran direksi dan dewan pengawas BPJamsostek turun langsung menyapa dan melayani peserta yang melakukan klaim di kantor cabang. Kegiatan lain dilakukan dengan mengunjungi peserta yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit kerja sama atau Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK), serta penyerahan santunan secara simbolis kepada keluarga atau ahli waris peserta.
Dalam kesempatan tersebut, Edwin menyerahkan santunan kepada keluarga peserta atas nama I Nyoman Sumartika dengan nilai santunan lebih dari Rp606,49 juta.

