BERITA TERKINI
Pemutaran Dokumenter “Ini Bukan Rumah” di KPAI Angkat Realitas Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur

Pemutaran Dokumenter “Ini Bukan Rumah” di KPAI Angkat Realitas Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur

We Are SpeakUp.org bekerja sama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menggelar pemutaran film dokumenter Ini Bukan Rumah yang mengangkat realitas kekerasan seksual terhadap anak di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 27 November 2024, pukul 13.00 WIB, di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung KPAI, Jakarta.

Pemutaran film berdurasi delapan menit itu menjadi ruang refleksi sekaligus diskusi lintas pemangku kepentingan mengenai urgensi pencegahan dan penanganan kekerasan seksual terhadap anak. Film tersebut menampilkan potret kekerasan yang terjadi di lingkungan terdekat korban, serta minimnya perlindungan yang mereka terima.

Acara diawali dengan penyampaian agenda dan kesepakatan ruang aman bagi seluruh peserta mengingat muatan film yang sensitif. Kesepakatan itu menekankan prinsip saling menghormati, menjaga kerahasiaan dan privasi, serta menyediakan ruang bagi peserta yang terdampak secara emosional. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari KPAI dan We Are SpeakUp.org, pemutaran film, serta sesi diskusi dan tanya jawab.

Anggota KPAI Dian Sasmita mengapresiasi kolaborasi tersebut dan menegaskan bahwa kekerasan seksual terhadap anak, termasuk yang terjadi di Sumba Timur, merupakan persoalan serius yang membutuhkan perhatian dan aksi bersama lintas sektor.

“Kasus kekerasan seksual terhadap anak seperti yang ditampilkan dalam film ini bukan peristiwa tunggal. Setiap tahun kami menemukan ratusan kasus serupa. Karena itu, film ini penting agar isu kekerasan terhadap anak tidak berhenti pada diskusi, tetapi mendorong langkah nyata untuk perlindungan dan pemulihan korban,” kata Dian Sasmita.

Direktur Eksekutif We Are SpeakUp.org, Desma Rita Murni, menjelaskan organisasinya berfokus membuka ruang bersuara bagi orang muda dan perempuan untuk terlibat dalam gerakan sosial yang adil dan inklusif. Sejak 2023, organisasi ini telah mendampingi lebih dari 280 penggerak muda dan perempuan di 28 provinsi. Menurut Desma, film Ini Bukan Rumah diproduksi sebagai medium kampanye visual yang dekat dengan generasi muda dan berbasis pada kisah nyata anak-anak korban kekerasan seksual.

Produser film Antonia Maria Oi menuturkan bahwa meski dikemas dalam bentuk fiksi, cerita film berangkat dari pengalaman nyata korban, termasuk kasus inses dengan pelaku dari lingkungan terdekat. Film tersebut ditayangkan perdana di Jakarta setelah sebelumnya diputar di NTT.

Diskusi yang difasilitasi KPAI turut melibatkan Komisi Nasional Disabilitas (KND) dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). Pembahasan menyoroti keterbatasan layanan pemulihan korban, risiko disabilitas mental akibat kekerasan seksual, serta pentingnya penguatan UPTD PPA di daerah.

Melalui kegiatan ini, We Are SpeakUp.org dan KPAI berharap semakin banyak pihak memahami kompleksitas kekerasan terhadap anak dan perempuan, serta tergerak untuk berkolaborasi dalam upaya pencegahan, perlindungan, dan pemulihan korban, khususnya di wilayah Sumba Timur.