BERITA TERKINI
PK Entertainment Perluas Bisnis dari Promotor Konser ke Ekosistem Industri Kreatif

PK Entertainment Perluas Bisnis dari Promotor Konser ke Ekosistem Industri Kreatif

PK Entertainment Group, yang selama lebih dari satu dekade dikenal sebagai penyelenggara konser internasional dan hiburan berskala besar di Indonesia, kini memasuki fase baru pengembangan bisnis. Perusahaan memperluas fokusnya tidak hanya pada live events, tetapi juga ke sektor musik, film, strategic investment, hingga creative partnership.

Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari visi jangka panjang untuk membangun ekosistem industri kreatif Indonesia yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. “Transformasi bisnis kami merupakan refleksi dari bagaimana perilaku konsumen di industri hiburan terus berkembang. Kami ingin membangun ekosistem yang dapat tumbuh bersama konsumennya,” kata Co-Founder & COO PK Entertainment, Harry Sudarma.

Seiring perluasan tersebut, PK Entertainment Group membentuk sejumlah unit bisnis dengan fokus spesifik yang dirancang saling mendukung di berbagai lini industri hiburan dan kreatif. Sebagai unit promotor konser internasional, PK Entertainment tercatat telah menghadirkan lebih dari 30 konser berskala dunia dengan total penonton melampaui satu juta orang di Indonesia.

Untuk memperkuat ekosistem bisnisnya, perusahaan juga menghadirkan PK Events yang bergerak di bidang event dan production service. Unit ini disebut telah menangani lebih dari 500 brand serta menghadirkan berbagai entertainment experiences bersama lebih dari 40 perusahaan multinasional, termasuk Google, YouTube, Meta, dan Netflix.

Di sektor musik, PK Music dibentuk untuk memperkuat industri musik lokal melalui penyelenggaraan konser dan aktivitas kolaboratif bersama musisi. Selain mendukung pasar domestik, unit ini juga berupaya membantu talenta Indonesia membawa karya mereka ke pasar global. Dalam dua tahun terakhir, PK Music telah menggelar lebih dari 50 acara musik lokal dan mulai memperluas jangkauan ke Singapura dan Malaysia.

Sementara itu, PK Films hadir sebagai lini bisnis yang berfokus mendukung cerita lokal melalui produksi sekaligus pendanaan film. Setelah merilis lima judul film sepanjang 2025, divisi ini menargetkan sepuluh proyek tambahan pada 2026.

Di sisi lain, PK Capital berfokus mendukung lahirnya bisnis kreatif generasi baru yang dekat dengan kultur dan komunitas anak muda. Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi dengan sejumlah brand dan platform kreatif seperti LaLaLa Fest, Milli, Opium, dan Juice.

Memasuki dekade berikutnya, PK Entertainment Group menargetkan untuk terus mengembangkan ekosistem hiburan kolaboratif yang mempertemukan musik, film, live experiences, hingga kreator dalam satu jaringan yang saling mendukung.