JAKARTA — Band rock asal Amerika Serikat, Poison, dilaporkan membatalkan rencana tur comeback mereka pada 2026 setelah para personel gagal mencapai kesepakatan terkait pembagian pendapatan.
Poison terakhir kali menggelar tur pada 2022 bersama Def Leppard. Setelah itu, band yang dikenal lewat lagu “Every Rose Has Its Thorn” tersebut sempat disebut tengah menyiapkan rangkaian konser besar sebagai headliner pada 2026. Namun, drummer Poison, Rikki Rockett, mengatakan rencana itu akhirnya dihentikan karena persoalan finansial di internal band.
Dalam keterangannya kepada kolom PageSix milik New York Post, Rockett menyebut vokalis Bret Michaels meminta porsi pendapatan yang dinilai tidak realistis oleh anggota band lainnya. “Kami sebenarnya mendapat tawaran yang bagus, menurut saya. Tapi kami meninggalkannya. Tidak berhasil,” ujar Rockett.
Rockett menjelaskan bahwa dirinya, gitaris C.C. DeVille, dan bassist Bobby Dall sepakat untuk menjalankan tur tersebut, tetapi tuntutan pembagian honor menjadi penghambat utama. “Bret ingin bagian terbesar dari uang itu, sampai pada titik di mana tur ini tidak mungkin dilakukan. Perbandingannya seperti enam dolar untuk dia, satu dolar untuk kami. Dengan kondisi seperti itu, tidak mungkin bisa berjalan,” katanya.
Menurut Rockett, meski ia tidak semata-mata bermusik demi uang, aspek keadilan tetap menjadi faktor penting. “Saya melakukan ini karena cinta pada musik. Tapi pada saat yang sama, Anda tidak ingin bekerja keras hanya untuk membuat orang lain mendapatkan banyak uang,” tambahnya.
Pembatalan ini terbilang mengejutkan karena beberapa bulan sebelumnya Rockett sempat menyatakan bahwa tur Poison pada 2026 hampir pasti terwujud. Dalam wawancara di acara Trunk Nation SiriusXM, ia kala itu menyebut seluruh anggota band telah sepakat untuk kembali tur.
Di sisi lain, Bret Michaels pada tahun lalu mengumumkan akan mengambil sebagian besar waktu istirahat sepanjang 2025 karena masalah kesehatan. Dalam pernyataan resminya pada Maret, Michaels mengatakan keputusan tersebut diambil atas saran dokter dan keluarga, dengan harapan dapat kembali tampil penuh energi pada 2026 dan seterusnya.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Bret Michaels terkait klaim pembagian honor yang disampaikan Rikki Rockett.

