Suasana arus mudik Lebaran di Bundaran Tugu Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, dibuat berbeda. Personel Pos Pengamanan (Pospam) 3 Operasi Ketupat Candi 2026 Polres Sukoharjo menghadirkan hiburan live musik bagi para pemudik dan pengendara yang melintas.
Di tengah ramainya arus kendaraan, alunan lagu dangdut, campursari, hingga tembang kenangan terdengar dari median jalan di sisi selatan Tugu Kartasura. Seperangkat sound system dipasang sebagai panggung sederhana, dengan anggota polisi, relawan, dan warga sekitar bergantian bernyanyi.
Live musik ini digelar setiap malam setelah salat tarawih hingga sekitar pukul 23.00 WIB. Hiburan tersebut menjadi selingan bagi pemudik yang menempuh perjalanan jauh, sekaligus memberi suasana lebih rileks di tengah perjalanan.
Sejumlah pengendara tampak merespons dengan tersenyum, melambaikan tangan, bahkan memperlambat kendaraan untuk menikmati musik dari lokasi yang tidak biasa.
Kepala Pospam 3 Kartasura, AKP Anthonius Mata, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan humanis kepada masyarakat selama masa arus mudik Lebaran 2026. Ia menyebut program tersebut terlaksana berkat kerja sama berbagai pihak, mulai dari tokoh masyarakat, relawan ambulans, Satlantas Polres Sukoharjo, hingga PT Arta Jayendra Perkasa yang dipimpin H Rusli.
Selain hiburan musik yang berlangsung selama delapan malam, pihaknya juga membagikan peci kepada anggota Pospam serta menyalurkan sekitar 450 dus takjil selama delapan hari kepada masyarakat. Pernyataan itu disampaikan Anthonius saat ditemui di sela kegiatan pada Senin malam, 15 Maret 2026.
Tak hanya menjadi hiburan, panggung musik tersebut juga dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas dan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada pengguna jalan. Penyampaian dilakukan dengan cara santai agar tetap humanis, edukatif, dan persuasif.

