POP: SELAH digelar sebagai konser rohani yang menyasar anak-anak Gen Z, menghadirkan ruang pujian dan penyembahan dalam format yang lebih intim melalui musik dan refleksi spiritual. Acara ini berlangsung di Living Words Music Group, HeArt Space 2.0, Jakarta, pada Jumat, 22 Mei 2026.
Dalam gelaran tersebut, musisi Barry Likumahuwa turut ambil bagian. Selain itu, POP: SELAH juga menghadirkan sejumlah musisi dan worship leader, antara lain Regiesla, Umbu Kaborang, Aldrin Joshua, Justin Ablasio, JERE, hingga Josephine Widia.
POP merupakan singkatan dari Psalm of Praise, Intellectual Property (IP) milik Living Words Records yang bertujuan mengubah karya studio menjadi pengalaman ibadah secara langsung. Tahun ini, tema “Selah” dipilih sebagai pengingat untuk berhenti sejenak dari padatnya aktivitas dan belajar hadir sepenuhnya.
Chief Executive Officer Living Words Music, Calvin Sutandy, mengatakan POP: SELAH lahir dari keresahan tentang bagaimana musik rohani kerap berhenti sebagai sesuatu yang didengar, bukan dijalani. Ia menilai musik pujian dan penyembahan akan menjadi lebih kuat apabila tidak hanya didengarkan, tetapi juga dilakukan.
“Kami selalu percaya bahwa musik pujian dan penyembahan akan menjadi sangat kuat jika tidak hanya didengar, tetapi juga dilakukan. Selama bertahun-tahun kami membangun artis di studio, namun muncul satu pertanyaan besar: ‘Bagaimana jika kita menciptakan ruang di mana orang tidak hanya mendengarkan kuasa pujian, tetapi hidup di dalamnya?’” kata Calvin dalam keterangan pers, Senin (25/5/2026).
Menurut Calvin, acara ini juga menjadi respons atas gaya hidup generasi muda yang semakin sulit lepas dari notifikasi dan arus informasi cepat. Karena itu, POP: SELAH diposisikan bukan sekadar hiburan musik rohani, melainkan ruang untuk mengekspresikan rasa syukur dan mengalami perjumpaan spiritual secara personal.