BERITA TERKINI
Profil Arie Kriting: Perjalanan Komedian Kendari dari SUCI hingga Film dan Serial

Profil Arie Kriting: Perjalanan Komedian Kendari dari SUCI hingga Film dan Serial

Arie Kriting dikenal sebagai pelawak tunggal, aktor, sutradara, dan penulis naskah asal Kendari, Sulawesi Tenggara. Namanya mulai mendapat perhatian luas setelah meraih juara ketiga dalam ajang Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) Kompas TV Season 3 pada 2013.

Arie Kriting memiliki nama lengkap Satriaddin Maharinga Djongki. Ia lahir pada 13 April 1985 dan berasal dari Kendari, Sulawesi Tenggara. Informasi mengenai kehidupan keluarganya tidak banyak diketahui publik, namun ia diketahui memiliki adik laki-laki bernama Amall Buton yang juga berkarier sebagai komedian.

Dari sisi pendidikan, Arie merupakan lulusan Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Jawa Timur, dengan jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota.

Dalam kehidupan pribadi, Arie resmi menikah dengan aktris Indah Permatasari pada 2021. Keduanya pertama kali bertemu pada 2016, namun baru semakin dekat saat terlibat dalam proses syuting dan promosi film Jomblo Reboot. Pernikahan mereka sempat disebut tidak mendapatkan restu dari ibu Indah. Pasangan ini kemudian dikaruniai seorang putra bernama Naka yang lahir pada 1 September 2022.

Perjalanan karier Arie di dunia komedi dimulai ketika ia bergabung dengan komunitas Stand Up Indo Malang saat masih kuliah. Ia rutin mengikuti open mic dan tampil di berbagai panggung kecil di Malang, sebelum akhirnya mencoba peruntungan di SUCI Kompas TV pada 2013.

Dengan logat khas Indonesia Timur yang menjadi ciri penampilannya, Arie melaju hingga tiga besar bersama Babe Cabita dan Fico Fachriza. Pencapaian itu juga membuatnya tercatat sebagai perwakilan Indonesia Timur bagian tengah pertama yang menembus posisi tersebut. Setelah kompetisi, ia tetap aktif di dunia stand up dan dipercaya menjadi Wakil Presiden Stand Up Indo pada 2015 bersama Dedy Gigis, lalu kembali menjabat pada periode 2017 mendampingi Awwe.

Selain tampil sebagai komedian, Arie juga menekuni dunia akting serta terlibat dalam produksi film dan serial. Ia tercatat bermain dalam sejumlah film, serial televisi, dan serial web, serta menulis skenario untuk beberapa judul, termasuk Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1. Di belakang layar, ia juga pernah duduk di kursi sutradara melalui film Pelukis Hantu (2020) dan Kaka Boss (2024).

Dalam daftar film yang memuat keterlibatannya sebagai aktor, Arie tampil antara lain di Comic 8 (2014), Malam Minggu Miko Movie (2014), Ngenest (2015), Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara (2016), Stip & Pensil (2017), Jomblo: Sebuah Komedi Cinta (2017), Susah Sinyal (2017), Petualangan Menangkap Petir (2018), Bumi Itu Bulat (2019), Pelukis Hantu (2020), Gara-Gara Warisan (2022), Ghost Writer 2 (2022), The Big 4 (2022), hingga deretan judul terbaru seperti Agak Laen (2024), Keluar Main 1994 (2024), Sakaratul Maut (2024), serta sejumlah proyek yang tercantum untuk 2025 seperti Komang, Gak Nyangka, dan Lupa Daratan.

Untuk serial, Arie tercatat tampil di serial TV Comic Story (2014–2015). Sementara di serial web, ia terlibat dalam sejumlah judul seperti 2econd Chance (2014–2015), Cek Toko Sebelah the Series (2018–2019) dan musim keduanya (2019–2020), Pakai Hati-Hati (2020), Imperfect the Series (2021) dan musim keduanya (2022–2023), Susah Sinyal the Series (2021–2022), Cek Toko Sebelah the Series: Ada Lawan Baru (2022), Joko Anwar’s Nightmares and Daydreams (2024), serta Inul & Adam (2024).

Di luar akting, Arie juga tercatat mengisi berbagai peran kreatif. Ia menjadi penulis untuk Warkop DKI Reborn: Jangkring Boss! Part 1 (2016), Stip & Pensil (2017), Warkop DKI Reborn: Jangkring Boss! Part 2 (2017), 5 Cowok Jagoan: Rise of the Zombies (2017), dan Kulari ke Pantai (2018). Ia juga tercatat sebagai produser eksekutif untuk Bumi Itu Bulat (2019), menjadi sutradara sekaligus penulis untuk Pelukis Hantu (2020), penulis untuk Kejar Mimpi Gaspol! (2023), supervisor naskah untuk Setengah Hati (2024), serta sutradara dan penulis skenario untuk Kaka Boss (2024). Untuk 2025, ia tercantum sebagai ko-produser eksekutif pada Tinggal Meninggal.

Di ranah serial web, Arie juga mengerjakan peran di belakang layar, termasuk sebagai sutradara dan/atau penulis skenario dalam beberapa episode Cek Toko Sebelah the Series (2018–2019) dan musim kedua (2019–2020), serta menjadi sutradara dan penulis naskah untuk Pakai Hati-Hati (2020). Ia juga tercatat menyutradarai Cek Toko Sebelah: Babak Baru 2 (2020) pada episode 1 hingga 5.

Dengan rekam jejak yang mencakup panggung stand up, akting, hingga kerja kreatif di balik layar, Arie Kriting menjadi salah satu figur yang menonjol dalam perkembangan komedi dan perfilman Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.