BERITA TERKINI
Program “Musik Komunitas” di Hanoi Rayakan Hari Anak Internasional dan Dekatkan Generasi Muda pada Seni

Program “Musik Komunitas” di Hanoi Rayakan Hari Anak Internasional dan Dekatkan Generasi Muda pada Seni

Program “Musik Komunitas” yang digelar untuk memperingati Hari Anak Internasional pada 1 Juni menarik perhatian warga lokal maupun wisatawan. Kegiatan yang diorganisir Sekolah Tinggi Seni Hanoi ini menghadirkan suasana meriah melalui penampilan anak-anak dengan suara yang jernih dan merdu, sekaligus menjadi ruang untuk menularkan kecintaan terhadap seni serta nilai-nilai budaya kepada masyarakat.

Dalam pertunjukan tersebut, anak-anak membawakan sejumlah lagu yang sudah akrab di telinga, seperti “Siapa yang Mencintai Paman Ho Chi Minh?”, “Membawa Makanan untuk Ibu yang Bekerja di Ladang”, “Katak Kecil”, dan “Burung Walet Masa Kecil”. Selain itu, mereka juga menampilkan karya-karya modern, antara lain “Ayah Bercerita Padaku”, “Aku Adalah Bintang”, dan “Ketika Aku Dewasa”. Rangkaian lagu itu menghadirkan kisah tentang masa kecil, keluarga, tanah air, serta mimpi-mimpi sederhana generasi muda.

Salah satu penampilan yang menyita perhatian datang dari Ha Thuy Tien saat membawakan lagu “Rumahku Memiliki Bendera yang Tergantung”. Melalui suara yang polos dan emosional, ia menggambarkan kedekatan bendera nasional dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus membangkitkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan nasional yang tumbuh dari hal-hal sederhana.

Program ini tidak hanya menjadi ruang bermain artistik bagi anak-anak, tetapi juga mempertemukan lintas generasi. Sejumlah penonton yang lebih tua tampak terharu saat mendengar lagu-lagu yang mengingatkan pada kenangan masa kecil mereka. Di sisi lain, anak-anak yang tampil memperoleh kesempatan untuk menunjukkan bakat, membangun kepercayaan diri, dan berbagi kegembiraan bermusik bersama komunitas.

Sejalan dengan pedoman pengembangan budaya Pemerintah Pusat dan Kota Hanoi, penyediaan ruang bagi generasi muda untuk terlibat dalam kegiatan seni publik dinilai penting dalam membangun lingkungan budaya yang sehat dan kreatif. Melalui kegiatan semacam ini, kehidupan spiritual masyarakat turut diperkaya, sekaligus menjadi sarana menumbuhkan kecintaan pada seni sejak dini.

Dari panggung kecil di tepi Danau Hoan Kiem, penyelenggara menilai “benih” budaya dan seni dapat ditanamkan kepada anak-anak. Harapannya, langkah ini berkontribusi membentuk generasi muda yang menghargai, melestarikan, dan meneruskan nilai-nilai positif ibu kota di masa depan.