Reboot film komedi aksi ikonik “The Naked Gun” yang dibintangi Liam Neeson pada 2025 menjadi salah satu kejutan di box office. Film ini disebut berhasil mematahkan salah satu tren buruk dalam sejarah perfilman Hollywood, meski sempat menuai respons negatif dari sebagian penggemar saat pertama kali diumumkan.
Di luar keraguan awal tersebut, reboot “The Naked Gun” justru diterima dengan baik oleh kritikus dan penonton. Namun, harapan sebagian pihak bahwa film ini akan membuka jalan bagi kebangkitan komedi layar lebar tampaknya belum terwujud. Sutradara Akiva Schaffer menyatakan tidak ada rencana aktif untuk melanjutkan waralaba itu, meski film terakhir meraih kesuksesan.
Keputusan tersebut dinilai tidak lazim di Hollywood modern, terutama karena film ini disebut menghasilkan keuntungan yang cukup untuk membuka peluang sekuel, ditopang anggaran yang moderat. Reboot ini juga menjadi contoh langka sebuah proyek yang awalnya tidak diinginkan sebagian penggemar, tetapi kemudian mampu memenangkan hati penonton, termasuk penggemar waralaba aslinya.
Dalam film ini, Liam Neeson—yang lebih dikenal lewat peran-peran aksi—menunjukkan sisi komedinya. Sejumlah penonton sebelumnya sudah melihat kemampuannya melalui penampilan singkat dalam film komedi seperti “Ted 2” dan “Anchorman 2”. Gaya aktingnya yang datar dan persona serius dipadukan dengan naskah yang konyol, menghadirkan dinamika yang mengingatkan pada cara Leslie Nielsen membawakan dialog ikonik dalam film “The Naked Gun” versi orisinal.
Reboot tersebut juga menghadirkan penghormatan kepada karakter Nielsen dengan gaya khas “Naked Gun”, termasuk isyarat bahwa ia bereinkarnasi sebagai burung hantu untuk membimbing putranya. Secara keseluruhan, film ini menonjol karena berani tampil konyol, menghadirkan permainan kata, lelucon absurd, dan humor fisik yang menjadi ciri waralaba tersebut.
Di tengah respons positif itu, pembahasan mengenai minimnya film komedi “murni” di bioskop kembali mengemuka. Dalam beberapa tahun terakhir, komedi semakin jarang menjadi sajian utama layar lebar, seiring maraknya layanan streaming. Sementara itu, film aksi blockbuster kerap mengambil porsi terbesar di bioskop dan sering menyisipkan humor di tengah adegan dramatis.
Sejumlah komedian dan bintang film komedi juga disebut lebih banyak merilis karya melalui platform streaming. Film-film komedi Adam Sandler, misalnya, dalam sebelas tahun terakhir sebagian besar dirilis di Netflix, kecuali waralaba animasi “Hotel Transylvania”. Tren serupa juga disebut terjadi pada nama-nama lain seperti Will Ferrell, Eddie Murphy, dan Melissa McCarthy.
Dalam konteks itu, “The Naked Gun” dipandang sebagai komedi yang relatif jarang mendapat rilis teatrikal, sekaligus menguji apakah penonton masih menginginkan pengalaman menonton komedi di bioskop. Film ini kemudian menjadi hit moderat yang mengejutkan, meski tidak mencapai pendapatan film-film blockbuster seperti “Avengers”.
Meski demikian, pernyataan bahwa belum ada rencana aktif untuk meneruskan waralaba membuat sebagian penonton menilai potensi tersebut belum dimaksimalkan. Dengan perkembangan terbaru, penggemar disarankan tidak terlalu berharap akan ada entri lanjutan dalam waralaba “The Naked Gun”. Film “The Naked Gun” disebut tersedia untuk streaming di Paramount+.

