Ngabuburit menjadi istilah yang lekat dengan masyarakat Indonesia saat bulan puasa. Aktivitas ini merujuk pada kegiatan menunggu waktu azan Magrib menjelang berbuka puasa di bulan Ramadan. Selama menunggu, orang yang berpuasa biasanya mengisi waktu dengan berbagai kegiatan, seperti berburu takjil, menyiapkan menu berbuka, dan aktivitas lainnya.
Dalam program Pro 2 Movie RRI Purwokerto, Program Director Bagas Wisnuardi dan Film Programmer Raihani Wikantyasa membahas tema “Rekomendasi Film Panjang dan Serial untuk Teman Ngabuburit”. Melalui program tersebut, keduanya menghadirkan sejumlah rekomendasi tontonan yang dapat menjadi opsi untuk mengisi waktu menjelang berbuka.
Bagas menyampaikan bahwa ia kerap mengadakan Jagongan Film, yakni kegiatan pemutaran berbagai film. Namun, selama Ramadan, kegiatan tersebut sementara dihentikan. Di luar itu, ia juga pernah memproduksi film pendek secara mandiri. “Wah kalo produksi kita belum, baru memutarkan, tapi kalo personal aku pernah bikin film pendek. Aku bikin judulnya Pegatan,” ujar Bagas.
Dalam pembahasan kali ini, Bagas dan Raihani menyampaikan beberapa rekomendasi film. Salah satu pilihan Bagas adalah “Gadis Kretek”. Ia menilai film tersebut menarik karena tidak hanya mengangkat sudut pandang perempuan, tetapi juga menampilkan lokalitas industri kretek yang terindikasi berada di Kota Magelang.
Sementara itu, Raihani merekomendasikan film “Abadi Nan Jaya” yang bertema zombie. Meski bukan film zombie pertama di Indonesia, ia menilai film tersebut menghadirkan kesan yang segar. “Kalau Abadi Nan Jaya ini, entah kenapa lebih fresh dan action zombie-nya tuh lebih rill dan menegangkan kalau aku ngeliatnya, ya,” kata Raihani.
Raihani juga menyebut menonton film dapat menjadi cara untuk mengisi waktu atau killing time saat ngabuburit. Ia menambahkan, sebelum memilih tontonan, penonton dapat melihat ulasan terlebih dahulu agar memperoleh gambaran umum mengenai film yang akan ditonton.

