BERITA TERKINI
Serial Harry Potter HBO Max Disebut Hadirkan Draco Malfoy yang Lebih Kompleks dan Manusiawi

Serial Harry Potter HBO Max Disebut Hadirkan Draco Malfoy yang Lebih Kompleks dan Manusiawi

Serial Harry Potter versi HBO Max yang dijadwalkan tayang mulai 2027 disebut tidak sekadar mengulang cerita lama. Adaptasi terbaru ini diklaim akan memperluas sudut pandang, termasuk menghadirkan penggambaran yang lebih bernuansa terhadap Draco Malfoy, karakter yang selama ini kerap diposisikan sebagai antagonis.

Hal itu disampaikan Lox Pratt, aktor yang dipercaya memerankan Draco dalam serial tersebut. Menurut Pratt, format serial memberi ruang lebih besar untuk mengeksplorasi kehidupan karakter pendukung, termasuk latar keluarga Draco di Malfoy Manor. Dengan begitu, penonton tidak hanya menyaksikan konflik di Hogwarts, tetapi juga dinamika rumah tangga yang disebut ikut membentuk kepribadian pewaris keluarga Malfoy.

“Kamu bisa melihat Draco di rumahnya. Saya tidak ingin membocorkan terlalu banyak, tetapi ada beberapa adegan yang sangat brilian di rumah yang memberi gambaran tentang bagaimana dirinya terbentuk,” ujar Pratt, dikutip Variety, Rabu (11/2/2026).

Pratt menilai penggambaran Draco dalam film-film sebelumnya cenderung sederhana dan dua dimensi. Ia mengatakan, karakter tersebut lebih sering tampil sebagai sosok menyebalkan tanpa ruang untuk dipahami lebih jauh, meski ada petunjuk mengenai pengaruh keluarga melalui relasinya dengan Lucius Malfoy.

“Di film, Draco terlihat dua dimensi, penjahat yang menyebalkan. Padahal ada alasan mengapa dia menjadi seperti itu. Kamu bisa melihat sedikit petunjuknya lewat hubungannya dengan Lucius, tetapi serial ini memberi ruang lebih besar untuk memahami mengapa dia bersikap demikian,” kata Pratt.

Melalui pendekatan tersebut, serial ini disebut akan memberi konteks yang selama ini luput dalam adaptasi layar lebar, sekaligus membuka kembali pertanyaan lama di kalangan penggemar: apakah Draco benar-benar jahat, atau lebih merupakan produk dari lingkungan dan tekanan keluarga.

Pratt juga menyoroti perbedaan mendasar antara format serial dan film. Jika selama ini cerita Harry Potter banyak bertumpu pada sudut pandang Harry, versi HBO Max disebut akan memperlihatkan lebih banyak sisi dunia sihir dan karakter lain yang sebelumnya hanya berada di latar.

“Buku dan film sangat berfokus pada sudut pandang Harry. Dalam serial ini, penonton bisa melihat lebih banyak sisi dunia sihir dan karakter lain yang sebelumnya hanya berada di latar,” ujarnya.

Serial ini dirancang berlangsung selama tujuh musim. Mark Mylod ditunjuk sebagai sutradara, sementara Francesca Gardiner menjadi penulis utama. Keduanya dikenal lewat proyek seperti Succession dan His Dark Materials.

Antusiasme terhadap proyek ini juga datang dari internal HBO Max. Kepala streaming Warner Bros. Discovery, JB Perrette, menyebut serial Harry Potter sebagai “peristiwa streaming terbesar dekade ini.”