BERITA TERKINI
Serial Prekuel Game of Thrones, A Knight of the Seven Kingdoms Tayang di HBO Max Mulai 19 Januari 2026

Serial Prekuel Game of Thrones, A Knight of the Seven Kingdoms Tayang di HBO Max Mulai 19 Januari 2026

HBO Max menayangkan serial prekuel dunia Game of Thrones berjudul A Knight of the Seven Kingdoms mulai 19 Januari 2026. Serial Amerika ini terdiri dari enam episode dengan durasi sekitar 30 menit per episode. Musim pertama dijadwalkan berakhir pada 23 Februari 2026, sementara musim kedua disebut sedang diproduksi dan ditargetkan tayang pada 2027.

Serial ini didukung oleh karya George R. R. Martin dan Ira Parker untuk HBO, serta digarap oleh Peter Claffey dan Dexter Sol Ansell. Latar ceritanya berada sekitar satu abad sebelum peristiwa dalam Trône de Fer, ketika Westeros masih berada di bawah kekuasaan dinasti Targaryen.

Alur cerita mengikuti Ser Duncan the Great, atau Dunk, seorang ksatria muda yang digambarkan penuh semangat dan memegang prinsip kehormatan. Ia ditemani sersannya yang dikenal sebagai Egg, dengan identitas yang masih dirahasiakan. Setelah kehilangan mentor yang ia cintai, Dunk berupaya membangun namanya dalam sebuah turnamen besar. Namun, konflik kecil dengan seorang pangeran Targaryen berkembang menjadi pertarungan hukum yang belum pernah terjadi sebelumnya, memunculkan ketegangan politik dan aturan-aturan kesatria di tengah kerajaan yang tampak stabil.

A Knight of the Seven Kingdoms diadaptasi dari Chroniques du chevalier errant, kumpulan cerita pendek karya George R. R. Martin. Musim pertama mengangkat kisah berjudul Le Chevalier errant. Cerita kemudian tidak berlanjut secara kronologis, melainkan beralih ke petualangan dari cerita pendek kedua, L’Épée lige, yang berlangsung sekitar satu tahun setelahnya. Dalam bagian ini, Dunk dan Egg terlibat konflik lokal terkait bendungan yang diperebutkan, yang juga melibatkan Rohanne Teyssier, sosok yang dikenal sebagai Widow Rouge. HBO menyebut setiap musim akan mengadaptasi cerita berbeda yang berfokus pada pasangan Dunk dan Egg.

Menurut HBO, perpanjangan musim lebih awal menjadi bagian dari strategi penayangan tahunan, berbeda dari jeda panjang yang pernah terjadi pada Game of Thrones atau House of the Dragon. Showrunner Ira Parker juga disebut memiliki beberapa cerita baru yang dipercayakan oleh George R. R. Martin, yang membuka peluang pengembangan serial hingga beberapa musim.

Format yang lebih singkat—sekitar 30 menit per episode—membedakan serial ini dari saga besar dalam waralaba tersebut dan menonjolkan narasi yang lebih berfokus pada karakter. Serial ini disutradarai antara lain oleh Owen Harris dan Sarah Adina Smith, serta dibintangi Daniel Ings, Bertie Carvel, Sam Spruell, Finn Bennett, Tanzyn Crawford, dan Tom Vaughan-Lawlor. Proses produksi dilakukan di Inggris untuk mempertahankan nuansa abad pertengahan dan unsur politik, namun dengan pendekatan yang lebih personal dan intim.

Dengan penekanan pada kisah kesatria dan intrik lokal, serial ini ditujukan bagi penonton yang mencari cerita yang lebih tenang dibanding pertarungan berskala besar. Tema dunia Takhta Besi tetap hadir, namun kali ini dibingkai melalui kehormatan, warisan, dan pembentukan sosok raja di masa depan, sembari menelusuri periode Westeros yang relatif jarang diangkat.