Sony mengumumkan akuisisi Recognition Music Group, langkah yang akan membuat perusahaan tersebut mengelola lebih dari 45.000 lagu populer dari berbagai musisi ternama. Nilai transaksi tidak diungkapkan secara resmi, namun Reuters, Financial Times, dan Bloomberg melaporkan kesepakatan itu berada di kisaran 2–4 miliar dolar AS, sehingga disebut sebagai salah satu akuisisi katalog musik terbesar dalam sejarah.
Dalam pengumumannya, Sony menyebut katalog yang akan dikelola mencakup sejumlah hit ikonik, antara lain Single Ladies (Put a Ring on It) dari Beyoncé, Bad Romance dari Lady Gaga, dan Umbrella dari Rihanna. Daftar lagu yang termasuk juga memuat Go Your Own Way milik Fleetwood Mac serta All I Want for Christmas Is You dari Mariah Carey. Selain itu, katalog tersebut mencakup karya-karya dari Red Hot Chili Peppers, Bon Jovi, Shakira, dan Leonard Cohen.
Recognition Music Group merupakan hasil restrukturisasi dari Hipgnosis Songs Fund, perusahaan yang dikenal agresif mengakuisisi hak atas lagu-lagu populer dengan nilai lebih dari 3 miliar dolar AS pada dekade 2010-an. Setelah periode pertumbuhan yang pesat, Blackstone secara bertahap mengambil alih ekosistem Hipgnosis mulai 2021, sebelum mengganti namanya menjadi Recognition Music Group pada 2025.
Financial Times menilai kesepakatan ini mencerminkan pandangan yang kian menguat di kalangan raksasa hiburan bahwa hak musik merupakan aset strategis, dengan potensi pendapatan berkelanjutan dari streaming, periklanan, film, dan permainan. Reuters juga melaporkan bahwa persaingan untuk memiliki “lagu-lagu warisan” semakin ketat, seiring meningkatnya permintaan penggunaan musik populer dalam film, dokumenter, dan berbagai platform daring.
Kesepakatan ini dicapai melalui usaha patungan antara Sony Music Group dan dana kekayaan negara Singapura, GIC.