BERITA TERKINI
Studi Peneliti Prancis: Lumba-lumba di Penangkaran Lebih Antusias Saat Berinteraksi dengan Pelatih

Studi Peneliti Prancis: Lumba-lumba di Penangkaran Lebih Antusias Saat Berinteraksi dengan Pelatih

Sekelompok peneliti dari Prancis berupaya mengukur tingkat kebahagiaan lumba-lumba untuk memahami kesejahteraan mamalia laut tersebut. Hasil penelitian menunjukkan lumba-lumba yang dipelihara manusia tampak paling bahagia ketika berinteraksi dengan manusia yang sudah memiliki ikatan dengan mereka.

Penelitian ini dipimpin Dr. Isabella Clegg bersama koleganya dari University of Paris. Tim peneliti menilai kebahagiaan lumba-lumba melalui postur tubuh yang dianggap mencerminkan perasaan hewan tersebut.

“Kami ingin tahu, kegiatan seperti apa yang paling disukai oleh lumba-lumba yang dipelihara manusia,” kata Clegg kepada BBC.

Dalam eksperimen, Clegg merancang tiga jenis aktivitas. Pertama, seorang pelatih datang untuk bermain dengan lumba-lumba. Kedua, peneliti memberikan mainan kepada lumba-lumba. Ketiga, pelatih diminta meninggalkan lumba-lumba sendirian.

“Kami menemukan hasil yang menarik, semua lumba-lumba tampak menunggu kesempatan untuk berinteraksi dengan manusia yang mereka kenal,” ujar Clegg.

Selama pengamatan, lumba-lumba terlihat mengintip seolah menunggu kedatangan manusia yang dikenalnya. Saat aktivitas berlangsung, mereka juga tampak lebih bersemangat ketika ada manusia.

Studi ini dilakukan untuk memahami hubungan antara manusia dan lumba-lumba, di tengah perdebatan soal pemeliharaan satwa liar dalam penangkaran. Disebutkan, pemerintah Prancis sempat berencana melarang lumba-lumba dipelihara di penangkaran, namun belakangan rencana tersebut ditarik kembali.

Clegg menegaskan penelitian ini tidak ditujukan untuk membuktikan apakah memelihara hewan liar itu benar atau salah. Ia berharap temuan tersebut dapat membantu meningkatkan kesejahteraan hewan yang hidup dalam penangkaran.

“Tetapi bahkan jika mereka bahagia dalam penangkaran, kami membutuhkan lebih banyak penelitian untuk memastikan bahwa kehadiran mereka benar-benar membuat orang tertarik pada konservasi lumba-lumba. Jika mereka ada di sini hanya untuk hiburan, itu tidak dapat dibenarkan,” kata Clegg.