BERITA TERKINI
Teater Hoa Binh Da Lat Kembali Hidup Lewat Program Pertukaran Musik Da Lat–Daegu

Teater Hoa Binh Da Lat Kembali Hidup Lewat Program Pertukaran Musik Da Lat–Daegu

Program pertukaran musik antara Da Lat dan Daegu (Korea Selatan) digelar pada malam 21 Maret di Teater Hoa Binh, Da Lat. Acara ini menarik perhatian para pecinta musik di kota tersebut, menghadirkan penampilan musisi dari Orkestra Simfoni Internasional Daegu bersama para seniman dari Konservatorium Musik Kota Ho Chi Minh.

Selain pertunjukan musik kamar, perhatian publik juga tertuju pada lokasi penyelenggaraan. Teater Hoa Binh merupakan bangunan lama yang berada di pusat kota Da Lat. Selama bertahun-tahun, tempat ini dikenal relatif sepi kegiatan dan nyaris tidak menjadi lokasi acara penting, sehingga bagi sebagian warga lebih menyerupai peninggalan kehidupan kota ketimbang ruang pertunjukan aktif. Karena itu, penyelenggaraan program pertukaran musik internasional di gedung tersebut dinilai memberikan kesan kuat seolah teater bersejarah itu kembali dihidupkan.

Menurut Departemen Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Lam Dong, program ini merupakan bagian dari upaya Da Lat memperkuat kerja sama internasional di bidang musik setelah kota itu bergabung dengan Jaringan Kota Kreatif UNESCO pada 2023. Kehadiran musisi dari Daegu dipandang sebagai bentuk pertukaran konkret dalam jaringan kota-kota kreatif di tingkat global.

Program ini dilaksanakan oleh Pho Ben Doi, ruang kreatif yang berdiri di Da Lat sejak 2016, sebagai bagian dari proyek musik Pho Ben Doi. Delegasi Korea Selatan terdiri dari pemain cello Kim Yujin, pemain biola Koo Jieun, pemain trompet Kim Yong Su, penyanyi soprano Kim Taein, dan penyanyi bariton Ahn Sungkook—yang semuanya merupakan seniman dan profesional dari Orkestra Simfoni Internasional Daegu.

Dari pihak Vietnam, tampil sejumlah seniman, antara lain Nguyen Duc Anh (piano), Pham Vu Thien Bao (viola), Le Minh Hien (biola), dan Ju Sun Young (piano). Ju Sun Young adalah seniman asal Korea Selatan yang mengajar di Konservatorium Musik Kota Ho Chi Minh dan telah lama berkarya di Vietnam. Program ini disutradarai oleh Nguyen Hoang Phuong.

Di luar pertunjukan, kegiatan ini juga diharapkan membuka akses musik klasik bagi masyarakat setempat, terutama seniman muda, pelajar, dan para pecinta musik. Dalam pesan yang disampaikan pada program tersebut, Kepala kantor perwakilan UNESCO di Vietnam, Jonathan Baker, menyatakan UNESCO selalu menjadi mitra Da Lat dalam pengembangan budaya, termasuk musik.

Ia menilai penampilan Orkestra Simfoni Internasional Daegu dan para seniman dari Konservatorium Musik Kota Ho Chi Minh di Da Lat mencerminkan kemitraan tersebut sekaligus visi Da Lat–Lam Dong dalam pengembangan budaya. Jonathan Baker juga menekankan bahwa Da Lat dan Daegu sama-sama merupakan anggota Jaringan Kota Kreatif UNESCO di bidang musik, dan hubungan antarkota dalam jaringan ini tidak hanya terbatas pada pertukaran pertunjukan, tetapi juga membuka peluang kerja sama jangka panjang di bidang seni, pendidikan, dan kreativitas.