BERITA TERKINI
Phùng Khánh Linh Tampil Dua Jam Tanpa Bintang Tamu di Ho Chi Minh, Ceritakan Masa Lalu di Depan 2.000 Penonton

Phùng Khánh Linh Tampil Dua Jam Tanpa Bintang Tamu di Ho Chi Minh, Ceritakan Masa Lalu di Depan 2.000 Penonton

Konser langsung Phùng Khánh Linh bertajuk Amidst Ten Thousand Tours digelar pada malam 21 Maret di Teater Hoa Binh, Kota Ho Chi Minh. Pertunjukan yang disebut disiapkan dengan cermat itu menarik lebih dari 2.000 penonton.

Konser dibagi menjadi empat bagian yang masing-masing disutradarai Phùng Khánh Linh sesuai tema tertentu. Bagian pertama bernuansa dramatis, bagian kedua dan ketiga menonjolkan sisi emosional, sementara bagian keempat ditutup dengan suasana yang lebih meledak dan penuh warna.

Dalam durasi sekitar dua jam, penyanyi ini membawakan lebih dari 20 lagu, termasuk sejumlah karya yang dikenal dari perjalanan kariernya seperti “Harsh Reality,” “You're a Bad Guy,” “I Wish My Heart Was Broken,” dan “Thank You for Staying Up With Me.” Sejumlah lagu ditampilkan dengan aransemen baru, didukung desain panggung minimalis yang menempatkan fokus pada penampil utama.

Phùng Khánh Linh juga menyebut ada tiga momen musik terpenting dalam kariernya. Dua di antaranya terkait lagu “Today I'm Sad” dan “The World Without You,” yang disebut membantu membentuk nama serta arah kariernya sejak awal. Tonggak penting lainnya adalah album Among Ten Thousand People yang dirilis pada 2025, yang menurutnya menandai langkah maju lewat eksperimen musik yang lebih segar.

Berbeda dari format konser yang kerap menghadirkan kolaborator, pertunjukan ini tidak menampilkan bintang tamu. Hanya Phùng Khánh Linh yang mengisi panggung sepanjang konser. Format tersebut dinilai berisiko karena dapat terasa monoton dan minim kejutan, namun sekaligus menunjukkan perencanaan dari tim produksi untuk menjaga variasi pertunjukan.

Keragaman itu, menurut informasi konser, dibangun dengan mengintegrasikan berbagai karya dari sepanjang kariernya. Dikenal sebagai “bunglon,” Phùng Khánh Linh disebut mampu bertransformasi mengikuti genre—dari yang penuh perasaan dan introspektif hingga yang energik—sehingga pertunjukan tetap dinamis tanpa mengandalkan penampil lain.

Di hadapan penonton, Phùng Khánh Linh mengaku gembira mengetahui lebih dari 2.000 orang datang menyaksikan konsernya. Angka itu meningkat dibanding pertunjukan setahun sebelumnya yang hanya dihadiri sekitar 300 orang.

Ia juga menyinggung masa-masa sulit ketika masih berjuang membuat musik. Phùng Khánh Linh mengatakan pernah mengganti nasi dengan salad lumpia campur dan berjualan makanan secara online untuk mendapatkan uang agar tetap bisa berkarya.