BERITA TERKINI
Tiga Novel Dee Lestari Diadaptasi Netflix, Digarap Empat Rumah Produksi

Tiga Novel Dee Lestari Diadaptasi Netflix, Digarap Empat Rumah Produksi

Tiga novel karya Dee Lestari akan diadaptasi menjadi Netflix Original Series melalui kolaborasi dengan sejumlah rumah produksi. Dalam pengumuman proyek tersebut, Dee menyebut rencana ini sebagai “mimpi besar yang menjadi kenyataan.”

Penggarapan tiap judul dilakukan bersama studio produksi berbeda. Novel RAPIJALI akan diwujudkan bersama Starvision, Perahu Kertas digarap Visinema, sementara Aroma Karsa diadaptasi oleh Screenplay Films bekerja sama dengan Forka Films.

Dee menjelaskan, ketiga novel itu telah dipublikasikan bertahun-tahun lalu, bahkan sudah lebih lama bersamanya sebelum sampai ke tangan pembaca. Ia juga menegaskan keyakinannya tentang peran cerita dalam kehidupan manusia. “Saya selalu percaya cerita memiliki gema yang paling panjang dalam perjalanan manusia, dan bercerita merupakan esensi kita sebagai manusia,” ujarnya.

Untuk Aroma Karsa, proyek adaptasi akan disutradarai Kamila Andini, penulis dan sutradara pemenang penghargaan yang telah menghasilkan karya seperti Sekala Niskala, Yuni, Nana, serta Gadis Kretek. Kamila mengatakan, Aroma Karsa yang pertama kali ia baca pada 2018 meninggalkan kesan mendalam. Ia menyebut, tanpa disadari buku tersebut menginspirasi dirinya dalam menciptakan elemen sensorik visual pada Gadis Kretek.

Menurut Kamila, Aroma Karsa merupakan kisah cinta epik dalam dunia dan indera aroma yang menjadi perjalanan penuh keajaiban. Ia menyebut proyek ini akan menjadi cerita fantasi pertamanya. Kamila juga merasa tertantang untuk menggambarkan elemen-elemen nyata dalam kisah tersebut, baik yang kasat mata maupun tidak. “Ini akan menjadi petualangan paling penuh imajinasi dalam proses kreatif saya,” katanya.

Sementara itu, RAPIJALI akan dibesut Sabrina Rochelle Kalangie, sutradara dan penulis naskah yang dikenal lewat film Terlalu Tampan, Noktah Merah Perkawinan, dan Home Sweet Loan. Baru-baru ini, Sabrina meraih Piala Citra pada Festival Film Indonesia 2025 untuk kategori Penulis Skenario Adaptasi Terbaik bersama Widya Arifianti melalui film Home Sweet Loan.

Sabrina menilai kisah tentang proses menjadi dewasa dalam RAPIJALI berpusat pada musik, sehingga membuat ceritanya terasa hidup dan menarik. Ia menyebut pengembangan cerita, penciptaan ulang elemen dan karakter, hingga mewujudkan semesta dalam kisah tersebut sebagai tantangan yang sekaligus menggembirakan.