BERITA TERKINI
True Concert 2026 Angkat Tema “Tanah”, Hadirkan Perpaduan Musik dan Visual di Teater Ho Guom Hanoi

True Concert 2026 Angkat Tema “Tanah”, Hadirkan Perpaduan Musik dan Visual di Teater Ho Guom Hanoi

Program seni “True Concert 2026 - Cinta untuk Tanah” melanjutkan perjalanan “True Concert” yang sebelumnya mengusung tema “Air (2019)” dan “Suara Alam” (2021). Tahun ini, “tanah” dipilih sebagai inspirasi utama, dengan pertunjukan yang dirancang untuk menceritakan kisah-kisah alam melalui perpaduan musik, cahaya, gambar, dan gerakan panggung.

Pertunjukan dibagi menjadi lima bagian, yakni “Ladang”, “Bunga dan Buah”, “Air”, “Hutan”, dan “Cinta untuk Tanah”. Kelima segmen tersebut disusun untuk membentuk aliran emosi yang berkelanjutan sepanjang konser.

Direktur program Cao Trung Hieu menjelaskan bahwa tema “Cinta untuk Tanah” membangkitkan perasaan perlindungan dan kelembutan, sebagaimana gambaran tentang Ibu Alam yang selalu hadir merangkul manusia. Menurutnya, konser ini menghadirkan berbagai citra yang terkait dengan embun, bunga, hutan, dan akar, sekaligus menyampaikan pesan rasa syukur serta penghargaan terhadap alam.

Untuk memperkuat penyampaian tema, tim produksi menggabungkan pertunjukan musik dan tari dengan teknologi serta efek modern di Teater Ho Guom, Hanoi. Sejumlah elemen yang digunakan antara lain proyeksi pemetaan 3D dan layar LED interaktif, yang ditujukan untuk membangun pengalaman emosional bagi penonton. Cao Trung Hieu juga menilai daya tarik “True Concert” selama bertahun-tahun terletak pada perpaduan harmonis antara musik, panggung, dan emosi.

Komposer Tran Thanh Phuong menghadirkan pendekatan yang memadukan musik rakyat dengan lagu-lagu modern, tari kontemporer, dan unsur teater. Menurutnya, kombinasi tersebut membuka ruang bagi penonton untuk merenungkan serta berempati terhadap alam dan lingkungan di sekitar mereka.

Tran Thanh Phuong turut menggambarkan karakter sejumlah jenis musik dalam menginterpretasikan alam. Orkestra simfoni dinilai mampu menciptakan kesan luas dan agung seperti gunung, hutan, lautan, atau langit. Jazz menghadirkan rasa kebebasan dan improvisasi, seperti angin atau air yang mengalir alami. Rock dapat mengekspresikan kekuatan alam, misalnya badai, ombak besar, atau energi yang kuat. Sementara musik akustik disebut memberi nuansa intim dan sederhana, yang memungkinkan pendengar merasakan kehangatan serta kedamaian tanaman, ladang, atau suasana sore yang berangin.

Konser ini melibatkan banyak artis lintas generasi dan beragam gaya musik, di antaranya Bao Yen, Phan Manh Quynh, Thuy Chi, Nguyen Hung, Oplus, Ha An Huy, Pia Linh, dan Marzuz. Pertunjukan tersebut ditujukan untuk menciptakan hubungan alami antargenerasi dalam satu ruang musik, dengan tiap artis tetap mempertahankan ciri khasnya sambil berharmoni dalam semangat bersama.

Salah satu momen yang disorot adalah penampilan penyanyi Bao Yen membawakan lagu “Cinta Antara Pohon dan Bumi”. Di tengah kehadiran banyak penyanyi muda dan gaya musik kontemporer, suara Bao Yen disebut menghadirkan pengalaman yang kaya dan emosional, sekaligus membangun jembatan antargenerasi yang memunculkan kesinambungan kenangan, emosi, dan nilai-nilai yang diwariskan dari masa ke masa.

Selain aspek artistik, Cao Trung Hieu menyampaikan bahwa “True Concert 2026 - Love for the Land” juga membawa tujuan menanamkan nilai-nilai komunitas melalui pesan tentang hubungan manusia dengan alam dan lingkungan hidup. Dalam konser ini, setiap penonton yang pulang membawa pohon uang kecil dalam pot. Bagi tim produksi, benda tersebut bukan sekadar suvenir, melainkan cara agar emosi pertunjukan dapat berlanjut dalam kehidupan sehari-hari, serta pengingat bahwa upaya melestarikan lingkungan atau memelihara kehidupan dapat dimulai dari perubahan kecil dalam cara orang hidup dan peduli terhadap hal-hal di sekitar mereka.