BERITA TERKINI
Turnstile Buka Suara usai Mantan Gitaris Diduga Tabrak Ayah Brendan Yates di Maryland

Turnstile Buka Suara usai Mantan Gitaris Diduga Tabrak Ayah Brendan Yates di Maryland

Band hardcore Turnstile menyampaikan pernyataan resmi setelah mantan gitaris mereka, Brady Ebert, ditahan polisi terkait dugaan percobaan pembunuhan di Maryland, Amerika Serikat. Ebert ditangkap pada Selasa, 31 Maret 2026, dan menghadapi dakwaan percobaan pembunuhan tingkat dua serta penyerangan tingkat pertama.

Menurut laporan Stereogum pada Kamis, 2 April 2026, Ebert diduga sengaja menabrak William Yates (79), ayah vokalis Turnstile Brendan Yates, menggunakan mobil pribadi di kawasan Silver Spring, Maryland, pada 29 Maret 2026. Polisi yang datang ke lokasi menemukan korban mengalami trauma serius pada bagian ekstremitas bawah. Keluarga Brendan Yates juga menyebut sebelum insiden tersebut, Ebert diduga telah melakukan sejumlah upaya penyerangan.

Brady Ebert telah menjalani sidang perdana pada Rabu, 1 April 2026, dan masih ditahan tanpa jaminan.

Menanggapi peristiwa itu, Turnstile mengungkap alasan di balik keputusan band memutus hubungan dengan Ebert pada 2022. Dalam pernyataan yang dikutip dari Stereogum pada Jumat, 3 April 2026, Turnstile menyebut pemecatan tersebut dilakukan sebagai respons atas pola perilaku berbahaya yang konsisten dan berdampak buruk bagi dirinya sendiri, band, maupun komunitas musik hardcore.

“Turnstile memutuskan hubungan dengan Brady Ebert pada tahun 2022 sebagai respons atas pola perilaku berbahaya yang konsisten dan berdampak buruk pada dirinya sendiri, band, maupun komunitas. Setelah mengerahkan segala sumber daya yang ada untuk mendukung akses bantuan dan pemulihannya, batasan tegas akhirnya harus ditetapkan ketika komunikasi yang sehat tidak lagi memungkinkan dan dia mulai melontarkan ancaman kekerasan,” tulis Turnstile.

Band itu juga menyatakan selama beberapa tahun memilih tidak menanggapi pernyataan Ebert di ruang publik maupun media sosial. Mereka mengaku menjaga privasi terkait situasi kepergian Ebert, meski narasi yang disampaikan mantan gitaris tersebut dinilai tidak berdasar.

“Di tahun-tahun setelahnya, ocehan tak berdasarnya terus berlanjut di ruang publik. Kami tidak pernah menanggapinya. Kami memilih untuk melindungi privasi dan situasi seputar kepergiannya, bahkan ketika dia tidak melakukan apa pun yang pantas mendapatkan perlindungan tersebut,” lanjut Turnstile.

Turnstile menambahkan bahwa dalam beberapa bulan terakhir ancaman kekerasan yang disebut berasal dari Ebert meningkat. Band menyebut puncaknya terjadi pekan lalu ketika Ebert mendatangi rumah orang tua Brendan Yates dan diduga melakukan upaya pembunuhan dengan kendaraan.

“Selama beberapa bulan terakhir, ancamannya semakin meningkat. Minggu lalu, kekerasan tersebut berujung pada serangan fisik ketika Brady mendatangi rumah orang tua Brendan dan menggunakan kendaraannya untuk menabrak ayah Brendan, yang menyebabkan trauma fisik parah,” tulis mereka.

Turnstile menyatakan William Yates selamat dan telah menjalani operasi dengan sukses. Band itu menegaskan fokus mereka saat ini adalah mendukung proses pemulihan korban, sekaligus menutup pintu komunikasi sepenuhnya dengan Ebert.

“Kami bersyukur Pak Yates selamat, telah menjalani operasi dengan sukses, dan kami berharap yang terbaik untuk proses pemulihannya. Kami sudah tidak punya kata-kata lagi untuk Brady,” tutup Turnstile.