BERITA TERKINI
Universal Pictures Kembangkan Film Biopik tentang Awal Perjalanan Bon Jovi

Universal Pictures Kembangkan Film Biopik tentang Awal Perjalanan Bon Jovi

Universal Pictures sedang mengembangkan film biografi yang mengangkat kisah awal perjalanan band rock Bon Jovi, sejak masa terbentuk hingga menjadi salah satu grup rock tersukses di dunia.

Bon Jovi dikenal sebagai salah satu band rock terbesar sepanjang masa dengan penjualan lebih dari 130 juta album di seluruh dunia. Popularitas mereka juga mengantarkan band ini masuk ke Rock & Roll Hall of Fame dan Songwriters Hall of Fame, dua lembaga yang memberikan penghormatan atas kontribusi musisi dalam industri musik.

Menurut laporan Deadline, skenario film ini akan ditulis oleh Cody Brotter. Ia sebelumnya dikenal lewat naskah Drudge yang masuk daftar The Black List, daftar tahunan yang memuat skenario terbaik di Hollywood yang belum diproduksi. Brotter juga pernah mengerjakan ulang naskah film thriller bertema kripto Killing Satoshi untuk sutradara Doug Liman serta menggarap proyek film biografi musik lain untuk Mike Judge.

Proyek ini turut melibatkan vokalis sekaligus pendiri band, Jon Bon Jovi. Keterlibatan tersebut memungkinkan produksi memperoleh akses ke katalog lagu-lagu Bon Jovi. Film ini diproduseri oleh Kevin J. Walsh, yang sebelumnya terlibat dalam Manchester by the Sea, serta Gotham Chopra.

Cerita film disebut akan berfokus pada masa muda Jon Bon Jovi, yang memiliki nama asli Jon Bongiovi. Minatnya pada musik dipengaruhi sang ibu yang menggemari The Beatles. Namun, proses awalnya tidak selalu berjalan mulus; ia pernah merasa frustrasi saat belajar gitar hingga sempat melemparkan gitarnya ke tangga basement rumah.

Inspirasi untuk menekuni musik dengan lebih serius datang ketika ia menyaksikan penampilan Bruce Springsteen, musisi rock asal New Jersey. Setelah itu, Jon kembali berlatih gitar, menulis lagu, dan tampil bersama sejumlah band lokal.

Jon juga pernah bekerja sebagai asisten di studio rekaman milik sepupunya di Manhattan. Di tempat itu, ia melakukan berbagai pekerjaan sederhana sambil menyaksikan band-band besar, termasuk Aerosmith, merekam album. Dari studio tersebut, Jon merekam lagu-lagu awalnya, termasuk Runaway, yang kemudian membantunya dikenal publik.

Kesuksesan lagu itu mendorong Jon membentuk band bersama musisi lokal seperti David Bryan, Tico Torres, dan Alec John Such. Formasi mereka kemudian semakin kuat setelah bergabungnya gitaris Richie Sambora.

Bon Jovi lalu merilis Slippery When Wet, album yang melahirkan lagu-lagu populer seperti Livin' on a Prayer dan You Give Love a Bad Name. Album tersebut dilaporkan terjual sekitar 30 juta kopi dan turut mengukuhkan Bon Jovi sebagai band rock yang mampu menarik puluhan ribu penonton di stadion-stadion di berbagai negara.