Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Kamillus Elu, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pemerintahan dari tingkat kecamatan hingga desa untuk mendukung dua program strategis nasional, yakni Percepatan Penanganan Stunting dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pernyataan tersebut disampaikan Kamillus saat menghadiri sekaligus memimpin Apel Kesadaran bagi Kecamatan Insana Utara dan Kecamatan Naibenu yang berlangsung di Kantor Camat Insana Utara, Senin (19/1/2026).
Dalam arahannya, Kamillus berharap seluruh pemangku kepentingan pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa dapat bekerja sama secara maksimal, bertanggung jawab, dan berkelanjutan agar tujuan kedua program dapat tercapai.
Ia menjelaskan, Program MBG memiliki keterkaitan erat dengan upaya percepatan penurunan angka stunting. Menurutnya, jika pelaksanaan MBG berjalan optimal dan tepat sasaran, dampaknya dapat langsung dirasakan pada peningkatan status gizi masyarakat, terutama anak-anak dan ibu hamil.
Kamillus menekankan bahwa pengelolaan program menjadi faktor penentu. Ia menyebut, pelaksanaan MBG yang baik berpotensi menurunkan angka stunting, sementara pengelolaan yang tidak maksimal dapat meningkatkan risiko stunting.
Karena itu, ia mengajak seluruh pihak terkait untuk bekerja keras, memperkuat koordinasi, serta memastikan setiap tahapan pelaksanaan program dilakukan secara serius dan akuntabel demi kesejahteraan masyarakat TTU.
Apel Kesadaran tersebut turut dihadiri Kepala Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini, Kapolsek Insana Utara (diwakili), Kapospol Wini, Camat Insana Utara, Camat Naibenu, para kepala desa, kepala sekolah, kepala puskesmas, ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Kecamatan Insana Utara dan Kecamatan Naibenu.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara kembali menegaskan komitmennya untuk mempercepat penurunan stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang sehat dan berkelanjutan.

