BERITA TERKINI
54 Tim dan 28 Peserta Sound Sahur Siap Meriahkan Parade Musik Sahur Tarakan 2026

54 Tim dan 28 Peserta Sound Sahur Siap Meriahkan Parade Musik Sahur Tarakan 2026

Tradisi membangunkan sahur dengan irama musik kembali menggema di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, pada Ramadan 1447 Hijriah. Puluhan kelompok masyarakat dipastikan ambil bagian dalam Parade Musik Sahur dan Sound Sahur Tarakan 2026 setelah pendaftaran resmi ditutup pada Selasa (10/3) malam.

Ketua Komunitas OI Tarakan, Che Ageng, menyebut antusiasme warga menunjukkan tradisi sahur keliling masih menjadi bagian penting dari budaya Ramadan di kota pesisir tersebut. Panitia mencatat 54 tim akan mengikuti parade musik sahur, sementara 28 peserta lainnya terdaftar pada kategori sound sahur yang menggunakan kendaraan seperti truk dan pikap.

Parade akan digelar dengan konsep long march. Untuk regu jalan kaki, setiap tim beranggotakan sekitar 25 hingga 30 orang dengan satu koordinator. Rute parade dimulai dari depan Stadion Datu Adil menuju simpang lampu merah Sebengkok.

Sepanjang perjalanan, peserta akan menampilkan kreasi musik sahur yang memadukan alat musik tradisional, perkusi, hingga aransemen modern bernuansa Ramadan. Pada kategori regu jalan kaki, panitia menyiapkan enam pemenang, yakni juara 1, 2, dan 3 serta juara harapan 1, 2, dan 3.

Sementara itu, untuk kategori parade kendaraan atau sound sahur, penilaian difokuskan pada dua aspek utama: Best Sound Religi, dengan kewajiban memutar musik bernuansa religi, serta Best Dekorasi, yakni tampilan kendaraan yang menonjolkan ornamen Islami.

Parade dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 14 Maret 2026. Kegiatan akan diawali penampilan drum band dari Madrasah Aliyah Negeri Tarakan sebagai pembuka acara. Panitia memperkirakan parade ini menyedot perhatian masyarakat dan menjadi salah satu agenda yang menyemarakkan malam Ramadan di Tarakan.

Che Ageng menilai parade musik sahur tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga ruang ekspresi bagi generasi muda sekaligus upaya merawat tradisi sosial. Ia menyampaikan bahwa Ramadan menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan melalui suasana sahur yang meriah dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, pengamanan parade akan didukung personel Kepolisian Resor Tarakan. Rencananya, kegiatan akan dilepas langsung oleh Gubernur Kalimantan Utara Zainal A. Paliwang sekitar pukul 21.00 WITA.

Parade ini digagas Komunitas Orang Indonesia Tarakan bersama Serikat Pemuda Jawa Kalimantan Utara, dengan dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Pemerintah Kota Tarakan, serta sejumlah pihak, termasuk Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Utara.