JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menjadwalkan sejumlah rapat pada Selasa (2/6/2026) dengan fokus isu yang beragam, mulai dari evaluasi sistem Pemilu, pembahasan revisi Undang-Undang Kehutanan, persoalan pendidikan tinggi, hingga persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028.
Sejak pagi, beberapa komisi dan alat kelengkapan dewan menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU), rapat dengar pendapat, rapat kerja, serta pembahasan rancangan undang-undang bersama akademisi, pakar, kementerian, dan pemangku kepentingan terkait.
Pada pukul 09.00 WIB, Komisi III DPR RI mengadakan RDPU dengan akademisi hukum Prof. Dr. Tedi Sudrajat (Universitas Jenderal Soedirman), Dr. Maradona (Universitas Airlangga), dan Fritz Edward Siregar (Universitas Pancasila).
Pukul 10.00 WIB, Komisi II DPR RI menerima masukan dari Prof. Dr. Ramlan Surbakti dan Prof. Dr. Siti Zuhro terkait evaluasi dan pembenahan sistem Pemilu ke depan. Pembahasan mencakup sejumlah isu yang muncul dalam Pemilu 2019 dan 2024, antara lain sistem pemilu, presidential threshold, daerah pemilihan, pendaftaran partai politik baru, district magnitude, metode konversi suara, hingga parliamentary threshold.
Di waktu yang sama, Komisi IV menggelar rapat dengar pendapat dengan pejabat Eselon I Kementerian Kelautan dan Perikanan. Komisi X juga mengadakan rapat kerja bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk membahas evaluasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB), kebijakan penutupan program studi, berbagai persoalan terkini di perguruan tinggi, tindak lanjut rekomendasi DPR, serta evaluasi program strategis nasional.
Sementara itu, Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menggelar rapat pleno pengharmonisasian, pembulatan, dan pemantapan konsepsi Rancangan Undang-Undang tentang perubahan atas UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Agenda awal rapat difokuskan pada penjelasan dari pihak pengusul RUU.
Memasuki siang hari pukul 13.00 WIB, Komisi III kembali mengadakan RDPU dengan menghadirkan Prof. Dr. Agus Riwanto (Universitas Sebelas Maret), Dr. Y.A. Triana Ohoiwutun (Universitas Jember), serta Dr. Oce Madril (Universitas Gadjah Mada).
Pada waktu yang sama, Komisi IV menggelar rapat dengar pendapat dengan pejabat Eselon I Badan Karantina. Komisi V mengadakan rapat kerja bersama Menteri Pekerjaan Umum. Komisi XIII juga menerima masukan dari kalangan akademisi dan pakar terkait RUU Profesi Kurator.
Baleg DPR RI melanjutkan pembahasan RUU Kehutanan dengan agenda pemaparan hasil kajian. Selain itu, Panitia Khusus (Pansus) RUU tentang Hukum Perdata Internasional menggelar RDPU bersama organisasi advokat, yakni Ikatan Advokat Indonesia (IAI), Asosiasi Advokat Indonesia (AAI), dan Serikat Pengacara Indonesia (SAI).
Pukul 14.00 WIB, Pansus RUU tentang Desain Industri mengadakan rapat dengar pendapat dan RDPU dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Direktorat Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi, serta Sentra Kekayaan Intelektual Institut Pertanian Bogor (IPB).
Masih di jam yang sama, Komisi X melanjutkan pembahasan RUU Statistik dalam Rapat Pembicaraan Tingkat I bersama tim panitia kerja pemerintah dengan agenda membahas Daftar Inventarisasi Masalah (DIM).
Menjelang sore pukul 16.00 WIB, Komisi III menggelar RDPU bersama Keluarga Besar Putra Putri Polri, Advokat Cinta Tanah Air, dan Indonesian Police Watch.
Komisi X menutup rangkaian agenda hari itu dengan rapat kerja bersama Menteri Pemuda dan Olahraga. Pembahasan diarahkan pada persiapan penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028, deregulasi dan reformasi birokrasi, tindak lanjut rekomendasi DPR RI, serta evaluasi pelaksanaan program strategis nasional.
Padatnya agenda tersebut memperlihatkan fokus DPR RI pada pembahasan berbagai isu strategis yang mencakup bidang hukum, politik, pendidikan, olahraga, infrastruktur, hingga pengelolaan sumber daya alam.