BERITA TERKINI
Agenda Ekonomi AS dan Sejumlah Event Crypto yang Berpotensi Menggerakkan Pasar pada Pekan Kedua Mei 2026

Agenda Ekonomi AS dan Sejumlah Event Crypto yang Berpotensi Menggerakkan Pasar pada Pekan Kedua Mei 2026

Pasar kripto memasuki pekan kedua Mei 2026 dengan sejumlah agenda yang dinilai berpotensi memicu volatilitas harga Bitcoin (BTC) dan altcoin. Perhatian pelaku pasar tertuju pada rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS)—terutama inflasi dan tenaga kerja—serta beberapa pembaruan jaringan dari proyek kripto besar, di tengah pemantauan berlanjut terhadap ketegangan geopolitik global dan arah kebijakan Federal Reserve (The Fed).

Sejumlah agenda ekonomi dan event altcoin diperkirakan menjadi fokus trader sepanjang pekan ini, dengan data Consumer Price Index (CPI) AS pada Selasa, 12 Mei 2026, sebagai sorotan utama.

Pemerintah AS dijadwalkan merilis CPI atau indeks inflasi konsumen pada Selasa (12/5/2026). Pasar memperkirakan CPI bulanan berada di 0,6%, lebih rendah dari periode sebelumnya 0,9%. Sementara itu, inflasi tahunan diprediksi mencapai 3,7%, naik dari 3,3% pada periode sebelumnya. Adapun Core CPI—yang tidak memasukkan harga pangan dan energi—diperkirakan berada di level 0,3%.

Data CPI menjadi perhatian karena dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah suku bunga The Fed. Perubahan ekspektasi tersebut kerap memengaruhi pergerakan aset berisiko, termasuk kripto.

Berikut rangkaian agenda ekonomi AS dan event kripto yang dipantau pada pekan kedua Mei 2026:

Senin, 11 Mei 2026
Circle, perusahaan di balik stablecoin USDC, dijadwalkan merilis laporan pendapatan terbaru.

Selasa, 12 Mei 2026
Ronin (RONIN) dijadwalkan melakukan migrasi jaringan ke Ethereum.
Rilis data CPI AS (bulanan dan tahunan) serta Core CPI dijadwalkan pada pukul 15.30 waktu Turki atau 19.30 WIB.

Rabu, 13 Mei 2026
Base dijadwalkan menerima pembaruan Stage 2.
Data Producer Price Index (PPI) AS diumumkan pukul 15.30 waktu Turki. Pasar memperkirakan PPI berada di level 0,5%, sama seperti periode sebelumnya.

Kamis, 14 Mei 2026
Presiden AS Donald Trump dijadwalkan melakukan kunjungan ke China.
Data Initial Jobless Claims AS diumumkan dengan estimasi 206 ribu klaim pengangguran.

Jumat, 15 Mei 2026
Dash (DASH) dijadwalkan mengimplementasikan pembaruan Layla.
eCash (XEC) dijadwalkan melakukan pembaruan mainnet.
Pasar juga menyoroti kabar pergantian Ketua The Fed dari Jerome Powell ke Kevin Warsh.

Dalam beberapa tahun terakhir, pasar kripto semakin sensitif terhadap kondisi makroekonomi AS. Investor tidak hanya memantau perkembangan internal aset kripto, tetapi juga data inflasi, suku bunga, dan kebijakan bank sentral.

Ketika inflasi tinggi, The Fed cenderung mempertahankan suku bunga agresif untuk menekan kenaikan harga, yang umumnya mendorong investor mengurangi eksposur pada aset berisiko. Sebaliknya, ketika inflasi menurun dan ekonomi melambat, pasar kerap berspekulasi suku bunga dapat dipangkas—sentimen yang sering dikaitkan dengan menguatnya minat pada Bitcoin dan altcoin.

Dengan rangkaian agenda tersebut, pasar kripto diperkirakan tetap volatil sepanjang pekan kedua Mei 2026. Fokus utama investor mengarah pada rilis CPI AS yang dinilai berpotensi memengaruhi ekspektasi suku bunga The Fed serta pergerakan harga Bitcoin dan altcoin dalam jangka pendek.