Pasar kripto memasuki pekan terakhir Februari 2026 dengan sejumlah agenda ekonomi global dan acara industri yang berpotensi memicu volatilitas. Investor menaruh perhatian pada rilis data inflasi, laporan tenaga kerja Amerika Serikat, hingga laporan keuangan perusahaan besar yang dapat memengaruhi arah sentimen dalam waktu singkat.
Dalam sepekan terakhir, Bitcoin (BTC) tercatat turun sekitar 1,24%, sementara Ethereum (ETH) menunjukkan pemulihan tipis. Respons pasar sejauh ini relatif terbatas, namun rangkaian rilis data di akhir bulan dinilai dapat mengubah sentimen dengan cepat.
Berikut agenda yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Februari 2026 beserta waktu rilisnya.
Senin, 23 Februari 2026
Dua agenda pada hari ini berlangsung mengikuti zona waktu penyelenggara dan disebut berpotensi memengaruhi sentimen altcoin terkait.
Rabu, 25 Februari 2026
Arena AI (SENT) dijadwalkan meluncurkan mainnet dengan waktu mengikuti pengumuman proyek. Circle juga dijadwalkan merilis laporan keuangan sesuai jadwal perusahaan.
Pada hari yang sama, Presiden AS Donald Trump dijadwalkan menyampaikan pidato kenegaraan pada 02.00 UTC atau 09.00 WIB. Dari Eropa, data Consumer Price Index (CPI) tahunan Zona Euro akan dirilis pada 10.00 UTC atau 17.00 WIB, dengan ekspektasi 1,7% dan angka sebelumnya 1,7%.
Kamis, 26 Februari 2026
Nvidia dijadwalkan merilis laporan keuangan yang umumnya diumumkan setelah pasar Amerika Serikat tutup, dengan perkiraan waktu sekitar 21.00–22.00 UTC atau 04.00–05.00 WIB pada Jumat (27 Februari 2026).
Agenda lain mencakup XRP Australia Event yang mengikuti zona waktu Australia. Selain itu, ProBit Global dijadwalkan menghentikan seluruh layanan efektif 26 Februari 2026.
Dari sisi data ekonomi AS, laporan US Initial Jobless Claims akan dirilis pada 13.30 UTC atau 20.30 WIB. Konsensus ekspektasi berada di 216 ribu, dibandingkan periode sebelumnya 206 ribu.
Jumat, 27 Februari 2026
Agenda untuk Jumat, 27 Februari 2026 disebutkan dalam daftar, namun rincian kegiatan dan waktu rilis tidak dicantumkan.
Kesimpulan
Padatnya agenda ekonomi dan pernyataan pejabat bank sentral di akhir Februari 2026 menempatkan pasar kripto dalam fase yang sensitif terhadap sentimen makro. Data inflasi, laporan tenaga kerja, serta komentar kebijakan berpotensi membentuk ekspektasi suku bunga dalam jangka pendek.
Jika data maupun komentar kebijakan mengindikasikan tekanan inflasi masih tinggi, pasar kripto berpotensi menghadapi tekanan lanjutan. Sebaliknya, sinyal pelonggaran atau data yang lebih lemah dari perkiraan dapat membuka ruang pemulihan harga. Dengan jadwal rilis yang berdekatan, volatilitas berpotensi meningkat dalam waktu singkat.

