BERITA TERKINI
Akademi Musik Nasional Vietnam Catat Rekor dengan 133 Pemain Pipa dalam Konser “Reuni”

Akademi Musik Nasional Vietnam Catat Rekor dengan 133 Pemain Pipa dalam Konser “Reuni”

Akademi Musik Nasional Vietnam menerima pengakuan rekor atas jumlah pemain pipa terbanyak setelah menggelar program seni bertajuk “Reuni” pada malam 19 April di Aula Konser Besar akademi tersebut. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun ke-70 Akademi Musik Nasional Vietnam (1956–2026) dan diselenggarakan oleh Departemen Pipa, Fakultas Musik Tradisional.

“Reuni” disebut sebagai program seni pertama yang menyatukan jumlah seniman pipa dalam skala besar untuk tampil bersama. Total sebanyak 133 seniman pipa dari berbagai daerah di Vietnam ikut ambil bagian, termasuk dari Hue, Phu Yen, Da Nang, dan Kota Ho Chi Minh. Sejumlah peserta juga diketahui tinggal serta mengajar di luar negeri.

Mayoritas seniman yang terlibat memiliki keterkaitan langsung dengan Akademi Musik Nasional Vietnam, baik sebagai alumni, pengajar, maupun bagian dari lingkungan pelatihan akademi. Pertemuan lintas generasi ini dipandang sebagai reuni yang jarang terjadi, sekaligus memperluas jejaring komunitas seniman pipa tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga dengan mereka yang berkiprah di luar Vietnam.

Program “Reuni” disusun dalam dua bagian. Bagian pertama menekankan rasa syukur dan warisan dengan memperkenalkan karya-karya representatif yang telah teruji oleh waktu dari berbagai generasi musisi dan seniman. Bagian kedua menghadirkan ruang kreatif yang lebih muda, dengan sejumlah eksperimen yang disebut telah mencapai hasil menggembirakan.

Secara keseluruhan, rangkaian pertunjukan dirancang sebagai aliran berkelanjutan antara tradisi, warisan, inovasi, dan pengembangan, melalui pemilihan karya-karya yang memadukan nilai klasik dengan eksplorasi baru.

Dalam pidatonya pada upacara penghargaan, Direktur Akademi Musik Nasional Vietnam, Dr. Do Quoc Hung—yang juga bergelar Seniman Rakyat—menyebut tahun 2026 sebagai tonggak penting karena menandai 70 tahun berdirinya akademi. Ia menyatakan bahwa selama lebih dari tujuh dekade, akademi tersebut terus menegaskan posisinya sebagai lembaga terkemuka serta pusat unggulan untuk pelatihan, penelitian, dan pertunjukan musik profesional di Vietnam.

Menurut Do Quoc Hung, konser “Reuni” bukan sekadar pertunjukan, melainkan fenomena seni pipa kontemporer yang menghubungkan generasi, dari seniman senior dan musisi veteran hingga dosen muda dan mahasiswa. Ia menilai harmoni 133 instrumen pipa yang dimainkan bersama di aula konser menjadi simbol keberlanjutan budaya nasional dan menunjukkan vitalitas musik tradisional Vietnam dalam arus integrasi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para seniman, guru, dan mahasiswa Jurusan Musik Tradisional yang berlatih dengan tekun meski menghadapi berbagai kesulitan. Do Quoc Hung menegaskan keberhasilan program ini sekaligus mengukuhkan kualitas pelatihan serta misi pelestarian dan promosi warisan musik nasional yang selama ini diupayakan oleh akademi.