Video musik Son Tung M-TP berjudul “Come My Way” mencuri perhatian penonton setelah 39 jam dirilis dengan perolehan lebih dari 15 juta penayangan dan lebih dari satu juta tanda suka di YouTube. Selain menampilkan unsur budaya rakyat seperti burung Lac, motif naga Dinasti Ly, dan festival pacuan banteng Bay Nui (An Giang), banyak penonton menyoroti kemunculan rombongan sirkus sepeda motor terbang Hieu Nghia.
Dalam salah satu adegan, Son Tung tampil dengan busana merah berupa jaket kulit dan celana biker, berdiri di tengah peti kayu berukuran besar. Di sekelilingnya, para pengendara motor memacu kendaraan di sepanjang dinding kayu vertikal, membangun suasana intens dan menonjol secara visual. Para pemain juga mengenakan topeng saat berkendara, memberi nuansa nostalgia sekaligus surealis.
Sutradara Phuong Vu menampilkan rangkaian adegan itu melalui perubahan sudut kamera yang cepat, mulai dari pengambilan sudut rendah untuk menegaskan kesan kecepatan, pengambilan dari atas yang mengarah ke bagian cekungan arena, hingga close-up yang mengikuti putaran motor di sekitar karakter utama. Pengulangan segmen ini membuat aksi “motor terbang” tidak sekadar menjadi elemen dekoratif, melainkan bagian penting dari bahasa visual video musik.
Di balik adegan tersebut, rombongan sirkus sepeda motor terbang Hieu Nghia disebut sebagai satu-satunya grup pertunjukan sejenis yang masih tersisa di Vietnam. Kelompok ini terutama tampil di festival-festival besar di wilayah barat daya Vietnam seperti An Giang, Tra Vinh, Soc Trang, dan Ben Tre, biasanya sejak perayaan Tahun Baru Imlek hingga sekitar bulan Mei dalam kalender lunar setiap tahunnya.
Atraksi sepeda motor terbang merupakan pertunjukan sirkus ekstrem, ketika pemain mengendalikan sepeda motor atau sepeda yang berpacu terus-menerus di dalam lingkaran kayu vertikal setinggi sekitar 5 meter. Pada masa sebelumnya, pertunjukan ini dikenal menarik banyak penonton karena keunikan dan sensasinya. Namun dalam beberapa tahun terakhir, daya tariknya disebut menurun seiring perubahan selera hiburan dan berkurangnya jumlah penonton.
Panggung pertunjukan dibuat dari papan kayu yang disambung membentuk lingkaran berdiameter sekitar 5 meter. Di bagian bawah terdapat struktur menyerupai baskom setinggi sekitar 1 meter, yang digunakan para penampil untuk membangun momentum sebelum naik ke platform kayu vertikal.
Kendaraan yang digunakan pun dirancang khusus. Sistem gas memiliki mekanisme pengunci agar kendaraan dapat mempertahankan kecepatan meski pengemudi melepaskan pegangannya. Untuk dapat “terbang” di atas platform kayu vertikal, kendaraan perlu mencapai kecepatan sekitar 40–50 km/jam.
Penonton menyaksikan pertunjukan sambil berdiri di tepi panggung, lebih dari 4 meter di atas tanah. Dari posisi itu, mereka dapat merasakan deru mesin dan getaran kuat ketika kendaraan melintas di tepi lingkaran.
Untuk menekuni profesi ini, para pengendara menjalani pelatihan ketat yang menuntut kebugaran fisik, mental yang kuat, serta kondisi kesehatan yang baik. Pemula umumnya berlatih menggunakan sepeda terlebih dahulu sebelum beralih ke sepeda motor dan mempelajari teknik yang lebih sulit.
Meski tidak lagi sepopuler sebelumnya, kemunculan rombongan sirkus sepeda motor terbang Hieu Nghia dalam video musik Son Tung M-TP turut membuat pertunjukan yang dulu lekat dengan pekan raya dan festival di Delta Mekong itu kembali mendapat perhatian publik.