JAKARTA — Muhammad Fatih Fadillah, mahasiswa Universitas Nusa Bangsa, tercatat aktif mengikuti berbagai kegiatan pengembangan diri, kesehatan mental, sosial, serta kepemudaan. Salah satu perannya saat ini adalah sebagai bagian dari Tim Ruang Pulih Jabodetabek, komunitas yang bergerak di bidang pengembangan diri, kesehatan mental, dan aksi sosial melalui kegiatan edukatif serta workshop.
Melalui keterlibatan di Ruang Pulih Jabodetabek, Fatih berkontribusi dalam upaya membangun ruang yang suportif bagi generasi muda untuk bertumbuh, berbagi pengalaman, serta meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya kesehatan mental di lingkungan masyarakat.
Di lingkungan kampus, Fatih juga terlibat dalam organisasi kemahasiswaan. Pada 2025, ia menjadi bagian dari Badan Eksekutif Mahasiswa Pertanian. Pengalaman tersebut disebut membentuk kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan kerja sama tim dalam organisasi kampus.
Selain itu, Fatih tercatat mengikuti sejumlah kegiatan dan agenda berskala besar, antara lain Bogor ICMI Islamic Festival 2026, Satu Nusa Festival 2026, serta Green Generation Clean Up 2026. Keterlibatan dalam kegiatan-kegiatan tersebut menunjukkan perhatiannya pada isu sosial, lingkungan, dan pengembangan generasi muda melalui kolaborasi komunitas.
Dalam bidang akademik dan profesional, Fatih menjadi bagian dari Wawancara Asesmen Lapang Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada 2026. Ia juga dipercaya sebagai Operator Seminar Internasional ISOGOC V pada 2025 yang diselenggarakan bersama Universitas Putra Malaysia (UPM), yang menjadi pengalaman dalam pengembangan kemampuan teknis, profesionalisme, serta relasi akademik lintas negara.
Di bidang lingkungan, Fatih terlibat dalam Aksi Penanaman 1000 Pohon untuk mendukung Program Hutan Kota bersama PT Tirta Fresindo Jaya pada 2026. Pada tahun yang sama, ia juga mengikuti Collaboration UKM IPB Mengajar bersama Ruang Pulih yang berfokus pada kegiatan edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
Rangkaian aktivitas di bidang organisasi, sosial, akademik, dan lingkungan tersebut menggambarkan keterlibatan Fatih dalam berbagai agenda yang berorientasi pada pengembangan diri dan kontribusi di masyarakat.