BERITA TERKINI
AS Pindahkan 13,5 Kg Uranium yang Diperkaya dari Reaktor Riset Venezuela ke South Carolina

AS Pindahkan 13,5 Kg Uranium yang Diperkaya dari Reaktor Riset Venezuela ke South Carolina

Pemerintah Amerika Serikat dilaporkan tengah menyelesaikan pemindahan uranium yang diperkaya dari reaktor penelitian tua milik Venezuela ke wilayah AS. Langkah ini menarik perhatian internasional dan memicu spekulasi di media sosial, termasuk dugaan bahwa Washington sedang menyiapkan agenda pengembangan program nuklir baru.

Berdasarkan pernyataan resmi, operasi tersebut melibatkan tim gabungan dari Kantor Nonproliferasi Nuklir Pertahanan NNSA bersama ilmuwan Venezuela. Mereka memindahkan sekitar 13,5 kilogram uranium dari reaktor penelitian RV-1 di Venezuela.

Material uranium tersebut disebut pernah digunakan oleh pemerintah Venezuela pada 1999 untuk riset fisika dan nuklir. Namun, setelah operasional reaktor berhenti, uranium itu dikategorikan sebagai “surplus” atau tidak lagi digunakan untuk penelitian.

Untuk mempercepat proses pemindahan, laporan Fox News menyebut uranium dikemas ke dalam wadah bahan bakar khusus di bawah pengawasan International Atomic Energy Agency (IAEA) atau Badan Energi Atom Internasional. Material itu kemudian dikawal sekitar 100 mil melalui jalur darat menuju pelabuhan di Venezuela, sebelum dipindahkan menggunakan kapal khusus milik perusahaan Inggris Nuclear Transport Solutions menuju fasilitas Savannah River Site di South Carolina, AS.

Salah satu alasan utama pemindahan tersebut adalah kekhawatiran bahwa uranium dapat jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab atau dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal. Pejabat nonproliferasi nuklir AS menyatakan uranium berkadar tinggi selalu dinilai berisiko karena secara teori dapat digunakan untuk pengembangan senjata nuklir atau setidaknya “dirty bomb” bila tidak berada di bawah pengawasan ketat.