Kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) kembali digelar di Bajiminasa 1, Tamarunang, Mamajang, Makassar. Dalam kegiatan tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI Ashabul Kahfi memaparkan urgensi, manfaat, serta tanggung jawab bersama untuk menyukseskan program MBG.
Dalam sambutannya, Ashabul Kahfi menegaskan bahwa MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk membangun generasi yang sehat dan berdaya saing. Ia menyebut ada dampak langsung yang dapat dirasakan masyarakat dari program tersebut.
“Perlu kita sadari bahwa ada manfaat langsung yang dapat kita rasakan bersama terkait program MBG, membuka lapangan pekerjaan, mengurangi uang jajan sekolah, dan lucunya tingkat kehadiran siswa meningkat,” ujar Ashabul Kahfi dalam keterangannya, Rabu, 4 Maret 2026.
Ia menambahkan, program MBG juga dinilai berkontribusi pada peningkatan kesehatan dan prestasi belajar siswa. Di sisi lain, pelaksanaan program ini turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah karena pengadaan bahan pangan melibatkan petani, nelayan, peternak, hingga pelaku UMKM lokal. Menurutnya, hal tersebut dapat memperkuat perputaran ekonomi di daerah sekaligus memperkokoh rantai pasok pangan lokal.
Ashabul Kahfi juga mengingatkan bahwa keberhasilan program bergantung pada integritas seluruh pihak yang terlibat, terutama pelaku usaha yang menjadi mitra pelaksana. Ia menekankan perlunya profesionalisme, transparansi, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang ditetapkan.
“Setiap pihak yang terlibat wajib menjalankan usaha secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Dan masalahnya jangan sampai ada yang berani memanipulasi harga atau memanipulasi menu,” tegasnya.
Menurutnya, integritas dalam pengelolaan anggaran serta konsistensi menjaga mutu makanan menjadi kunci keberlanjutan program. Kejujuran, akuntabilitas, dan kepatuhan pada standar gizi disebutnya harus menjadi prinsip dasar dalam pelaksanaan MBG.
Menutup pernyataannya, Ashabul Kahfi menegaskan pentingnya menjaga keberlangsungan program demi pemenuhan hak anak-anak Indonesia. “Makanan bergizi adalah hak setiap anak bangsa, jika ada yang menginginkan penghentian program MBG, berarti dia merampas hak setiap anak bangsa,” katanya.
Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan masyarakat semakin memahami manfaat MBG sekaligus tanggung jawab bersama agar program berjalan tepat sasaran, berkelanjutan, dan memberi dampak optimal bagi generasi penerus.

