Jakarta — Setelah dikenal lewat lagu-lagu pop balada, Betrand Peto menyatakan keinginannya untuk menjajal genre dangdut. Ia mengaku ingin memulai langkah tersebut dengan berkolaborasi bersama dua nama yang ia anggap sebagai patokan penyanyi dangdut berkualitas, yakni Nassar dan Ayu Ting Ting.
Keinginan itu disampaikan Betrand saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (19/1/2026) malam. Ia menilai, jika ingin merilis lagu dangdut, kolaborasi menjadi salah satu cara untuk menguatkan langkah awalnya di genre tersebut.
“Aduh, mungkin harus... kalau mau bikin lagu dangdut ya cari teman kolaborasi dulu. Berarti cari partner duet, aku maunya King Nassar dan Ayu Ting Ting,” kata Betrand.
Meski demikian, rencana itu disebutnya masih sebatas angan-angan dan belum dibicarakan dengan manajemen, termasuk dengan ayahnya, Ruben Onsu.
“Nanti aku ngobrol sama Ayah (Ruben) deh, keduanya teman ayah kan,” ucapnya.
Betrand, yang akrab disapa Onyo, menjelaskan alasan memilih Nassar dan Ayu Ting Ting. Menurutnya, Nassar mewakili penyanyi dangdut pria dengan aksi panggung yang memukau, sementara Ayu Ting Ting dianggap sebagai representasi dangdut kekinian.
“Kalau untuk penyanyi dangdut cowok, ya siapa lagi kalau bukan Uncle Nassar kan. Tapi kalau untuk cewek... aku lebih tertarik saja siapa tahu nanti bisa punya kesempatan duet sama Tante Ayu Ting Ting,” jelasnya.
Khusus untuk Ayu Ting Ting, Betrand merasa ada kecocokan karena kedekatan Ayu dengan keluarganya. Ia juga menyoroti konsep panggung Ayu yang kerap disertai tarian, yang menurutnya sejalan dengan pengalaman dirinya yang pernah merilis lagu dengan unsur dance.
“Karena Tante Ayu kan salah satu... mungkin sekarang dangdut kekinian kan. Karena dia juga sambil ngedance. Karena aku juga dulu sempat rilis lagu yang ada dancenya juga. Mungkin bisa ngedance bareng,” terangnya.
Betrand mengaku cukup sering mendengar lagu-lagu Ayu Ting Ting melalui media sosial. Salah satu yang paling melekat di ingatannya adalah “Geboy Mujair”.
“Dengerin full enggak, tapi dengerin di sosial media pasti. Yang paling nempel di telinga itu Geboy Mujair,” ujar Betrand.

