BERITA TERKINI
Betty Roslinda Watty, Camat Kalimanggis yang Menjalani Peran Ganda di Pemerintahan dan Musik

Betty Roslinda Watty, Camat Kalimanggis yang Menjalani Peran Ganda di Pemerintahan dan Musik

Betty Roslinda Watty, yang akrab disapa Miss Bet, dikenal sebagai Camat Kalimanggis sekaligus musisi yang aktif tampil di panggung. Di tengah tugasnya sebagai pejabat eselon III, ia tetap konsisten menekuni dunia seni yang telah dijalaninya sejak usia muda.

Jauh sebelum memimpin Kecamatan Kalimanggis, Miss Bet sudah akrab dengan panggung hiburan. Sejak 2004, ia aktif tampil bersama grupnya, Miss Betty Musik Entertainment. Di kalangan seniman Kuningan, namanya cukup dikenal, termasuk sebagai pemain keyboard perempuan yang dinilai terampil. Ia juga disebut-sebut sebagai satu-satunya camat di Kabupaten Kuningan yang memiliki kemampuan bermain keyboard.

Tak hanya bermain keyboard, Miss Bet juga menguasai sejumlah peran dan alat musik lain. Ia disebut piawai menjadi Master of Ceremony (MC), vokalis, serta memainkan gitar, drum, harmonika, hingga suling Sunda.

Di bidang pemerintahan, Miss Bet baru-baru ini meraih Juara 1 Peserta Terbaik dalam kegiatan Retreat Pejabat Administrator Kabupaten Kuningan. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari di kawasan wisata Kebun Raya Kuningan (KRK), Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan.

“Alhamdulillah, saya terpilih menjadi peserta retreat terbaik pertama tingkat Kabupaten Kuningan. Terima kasih kepada Bapak Bupati H. Dian yang selalu memberikan motivasi untuk menjadi PNS yang bermanfaat bagi masyarakat. Juga kepada suami yang selalu mendukung setiap langkah saya,” ungkapnya, Kamis (12/2/2026).

Miss Bet merupakan istri dari Maman Abdulrahman, purnawirawan Polri. Ia juga ibu dari dua anak, Ramdhani Rachman dan Metty Febiyanti.

Menurutnya, seni dan olahraga bukan sekadar hobi, melainkan cara untuk menjaga energi dan semangat dalam melayani masyarakat. Ia mengusung semangat agar Kalimanggis dapat maju dan sejajar dengan kecamatan lain di Kabupaten Kuningan.

Dalam keseharian, ia disebut periang, supel, dan mudah bergaul. Setiap Jumat, ia juga membaur bersama masyarakat dalam kegiatan senam bersama di lingkungan kantor kecamatan.

Dalam catatan sejarah birokrasi Kuningan, Miss Bet disebut sebagai satu-satunya pejabat berlatar belakang tenaga kesehatan yang dipercaya menjadi camat. Selain itu, dalam perjalanan kariernya ia pernah meraih prestasi sebagai bagian dari Tim Seni Orkestra Maung Lodaya Bhayangkari Daerah Jawa Barat pada 2017, serta menjadi juri Lomba Paduan Suara Penyuluh Pertanian tingkat Jawa Barat pada 2025.

Dari sisi pendidikan, Miss Bet menempuh jenjang D1, D3, S1, hingga S2, dan terakhir mengikuti pendidikan profesi kepamongprajaan di IPDN Jakarta.

“Kita harus mencintai pekerjaan, termasuk bermusik dan olahraga. Semua bisa berjalan seiring selama kita disiplin dan bertanggung jawab,” pungkasnya.