BERITA TERKINI
Bintang Muda Lokananta Vol. 2 Umumkan 12 Musisi Terpilih dari 256 Pendaftar

Bintang Muda Lokananta Vol. 2 Umumkan 12 Musisi Terpilih dari 256 Pendaftar

SOLO — Program pencarian bakat musik nasional Bintang Muda Lokananta (BML) Vol. 2, hasil kolaborasi Lokananta Records, PT Danareksa (Persero) (Danareksa), dan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), menjaring musisi berbakat dari berbagai daerah di Indonesia. Program ini membuka ruang bagi musisi untuk menunjukkan karya sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung regenerasi ekosistem musik nasional.

BML Vol. 2 disebut sebagai kelanjutan dari revitalisasi Lokananta melalui pendekatan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL)/CSR di bidang pendidikan. Rangkaian programnya mencakup inkubasi musisi atau band pendatang baru lintas-genre, mulai dari proses kurasi, penampilan di Lokananta Studio Gigs, workshop dan mentoring, rekaman album kompilasi Bintang Muda Lokananta Vol. 2 di Studio Lokananta, hingga showcase (album release party) dan tur promosi. Seluruh kegiatan dipusatkan di Lokananta Surakarta, disertai rilis digital dan fisik dalam format kaset pita, serta tur promosi antarkota.

Penyelenggara mengumumkan 12 peserta terpilih dari total 256 band dan solois yang mendaftar. Mereka adalah Alceena Inside (Yogyakarta), Tuan Sendiri (Bandung), Mesin Waktu (Sidoarjo), Barmy Blokes (Surakarta), Pajamas Boy (Sragen), Gardenia (Banjarnegara), Beverlyline (Semarang), Deem (Jakarta), Drewgon (Maluku Utara), Tardigrada (Palu), Tama Yuri (Singkawang), dan We’re All Gonna Make It (Yogyakarta). Para peserta datang dari beragam latar dan warna musik, mulai dari pop, metal, hingga eksperimental.

Seluruh peserta akan tampil dalam Lokananta Studio Gigs, format pertunjukan intim yang menghadirkan performa langsung di Studio Lokananta. Lokananta Studio Gigs dijadwalkan berlangsung dalam tiga sesi pada 17 Januari, 31 Januari, dan 14 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi momen bagi peserta untuk menampilkan karakter musikal sekaligus memperkenalkan karya kepada publik.

Head Program Bintang Muda Lokananta Vol. 2, In Magma, mengatakan Lokananta Studio Gigs dirancang sebagai ruang penilaian langsung. “Lokananta Studio Gigs yang didukung oleh Danareksa dan PPA kami desain sebagai ruang penilaian langsung, di mana juri menilai performa panggung secara utuh, mulai komposisi dan musikalitas, lalu dari dinamika set list, hingga komunikasi dengan audiens,” ujarnya.

Ia menambahkan, musisi juga akan menerima umpan balik tertulis untuk pengembangan karya. Menurutnya, bagi penonton, format ini memberi kesempatan menemukan talenta baru dari berbagai kota yang mungkin belum pernah mereka saksikan sebelumnya. In Magma menyebut program tersebut sebagai upaya mempertemukan proses pembelajaran, jejaring, dan apresiasi dalam satu pengalaman di Lokananta Studio Gigs.

Pada pelaksanaan sesi pertama Lokananta Studio Gigs, acara dihadiri 206 penonton. Antusiasme itu dinilai menunjukkan minat publik terhadap ruang apresiasi dan penemuan talenta musik baru yang dihadirkan Lokananta.

Dalam rangkaian Studio Gigs, peserta dinilai langsung oleh dewan juri BML Vol. 2, yakni Alby Moreno (Vokal/Gitar MCPR Band), Iksan Skuter (solois), dan Yacko (rapper). Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah aspek, antara lain musikalitas yang mencakup originalitas dan kreativitas, penampilan panggung, serta komunikasi dan pesan karya.

Alby Moreno menilai sudah saatnya Lokananta mengembalikan perannya sebagai salah satu ekosistem musik. “Salah satu jalannya mungkin melalui BML, namun BML bukan semata soal musisi yang terlibat di dalamnya. Ini adalah bagian dari proses panjang dalam menjaga keberlangsungan ekosistem musik yang harus berkelanjutan dan signifikan dengan zaman,” katanya.